
ILUSTRASI
JawaPos.com - Ahmad Budi Cahyanto, guru SMAN 1 Torjun Sampang, Jawa Timur yang diketahui tewas dianiaya muridnya sendiri MH, sempat mendapat pertolongan medis. Namun sayang, nyawanya tidak bisa ditolong lantaran luka dalam yang dialaminya sudah sangat parah saat tiba di rumah sakit.
Kepala instalasi PKRS dan Humas RSUD dr. Soetomo, dr Pesta Parulian Maurid Edwar SpAn menerangkan, Budi, sapaan akrab korban, tiba di rumah sakit Kamis malam (1/2), sekitar pukul 21.00 WIB. Dia langsung ditolong oleh tim medis.
"Langsung ditangani di IGD. Sekitar 45 menit dilakukan upaya pertolongan," terang Pesta kepada JawaPos.com, Jumat (2/2) petang.
Saat ditangani dokter, kondisi Budi sudah sangat parah. "Refleksnya sudah tidak ada lagi. Sudah tidak merespons," tambah Pesta. Nyawa Budi pun akhirnya tidak tertolong.
Pesta memaparkan, pihak RSUD dr. Soetomo tidak sempat melakukan CT scan. Namun dari laporan yang diterima Pesta, cedera hebat di kepala Budi yang akhirnya menyebabkan dirinya meninggal dunia. "Ada trauma hebat di kepalanya. Pendarahan di otak," lanjutnya.
Didampingi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jatim dan kepolisian, pihak rumah sakit melakukan visum untuk kepentingan penyidikan. Setelah semua proses itu berlangsung, jenazah Budi langsung dibawa pulang ke Sampang, Jumat (2/2) dini hari untuk kemudian dimakamkan siang harinya.
Seperti diberitakan sebelumnya, penganiayaan itu dilakukan oleh MH, siswa kelas XI SMAN 1 Torjun Sampang terhadap gurunya Ahmad Budi Cahyono saat pelajaran seni rupa, Kamis (1/2).
Gara-gara mengganggu teman-temannya, MH ditegur oleh Budi, sapaan akrab korban. Budi juga sempat mencoret pipi NH dengan kuas karena tidak bisa dinasihati. Tak terima, MH kemudian memukul Budi.
Budi tak sadarkan diri sesampainya di rumah. Dia kemudian dibawa ke RSUD dr. Soetomo. Kamis (1/2) malam, guru honorer tersebut meninggal dunia. Jumat (2/2) siang, Budi dimakamkan di kampung halamannya dengan diiringi ratusan pelayat.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
