
Jenazah Ahmad Budi Cahyanto diantar ratusan pelayat sebelum dimakamkan.
JawaPos.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa turut prihatin atas kasus penganiayaan hingga tewasnya Ahmad Budi Cahyanto. Korban merupakan guru honorer di SMPN 1 Torjun, Sampang, Jawa Timur (Jatim).
"Tentu sangat prihatin. Mudah-mudahan almarhum husnulkhatimah. Keluarga diberikan kekuatan dan kesabaran," ucap Khofifah di sela acara ziarah di Makam Pejuang Islam asal Malaka Fatimah Binti Maimun di Leran, Gresik, Jumat (2/1).
Menurut Khofifah, semua instansi pendidikan tidak boleh hanya fokus pada persoalan disiplin ilmu pengetahuan. Ada hal penting lainnya yang perlu diperhatikan. Terutama berkaitan dengan pendidikan moral dan perilaku anak.
"Ini pekerjaan rumah kita. Bahwa proses mendidik anak itu tidak bisa sekadar transfer knowledge. Tapi juga transfer attitude. Sikap itu harus ditransfer," jelas Khofifah.
Mantan Menteri Sosial itupun mengungkapkan betapa pentingnya program revolusi mental yang digaungkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab persoalan moral dan akhlak anak masih menjadi masalah serius dalam dunia pendidikan di Indonesia.
"Kalau saya ingin menarik kenapa Presiden (Jokowi) menerapkan revolusi mental, revolusi karakter. Jadi problem ini di mental dan karakter anak didik. Jadi bagaimana anak menghormati orang tua, guru, kepada yang lebih tua," ulas Khofifah.
Sementara untuk pelaku pemukulan yang masih berusia pelajar, lanjut Khofifah, harus ditindak sesuai dengan Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA). "Untuk anak yang menjadi pelaku karena dia masih anak-anak. Menurut undang-undang sistem peradilan anak ya berlaku hukum peradilan anak. Perlu juga ada psychosocial therapy agar tidak menimbulkan trauma," lanjut dia.
Keluarga pelaku dan keluarga korban juga perlu pemulihan psikologis. "Kalau dalam proses pshycosocial therapy, keluarga termasuk di dalamnya. Karena trauma itu akan muncul tidak hanya kepada korban dan pelaku. Tapi juga kepada keluarganya," pungkas Khofifah.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
