Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Januari 2018 | 18.48 WIB

Berkunjung, Jokowi: Indonesia Siap Bangun Infrastruktur Sri Lanka

Presiden Jokowi - Image

Presiden Jokowi

JawaPos.com - Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Sri Lanka membuahkan hasil kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan melalui pembentukan Free Trade Agreement (FTA) agar kedua negara makin kompetitif. Presiden Jokowi dan Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena juga memberikan perhatian besar terhadap pembangunan kapasitas dan kerja sama Indo Pasifik.


Jokowi mengungkapkan hal itu dalam dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Maithripala Sirisena di Presidential Secretariat, Colombo, Sri Lanka, Rabu petang, (24/1).


“Salah satunya adalah melalui pembentukan FTA. Saya gembira karena penjajakan FTA telah dimulai,” ujar Jokowi seperti dilansir JPNN (Jawa Pos Grup), Kamis, (25/1).


Jokowi ingin FTA antara Indonesia dengan Sri Lanka dilakukan secara bertahap dimulai dengan negosiasi Trade In Goods (TIGs). Sebab Indonesia telah melakukan pengaturan semacam itu dengan beberapa negara.


Ia juga mengharapkan negosiasi FTA-TIGs antara Indonesia dengan Sri Lanka bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari dua tahun. Kedua negara akan membentuk kelompok kerja (pokja) dan investasi.


Pokja tersebut akan bertugas membahas dan mengatasi hambatan perdagangan dan investasi serta secara paralel merundingkan perjanjian perdagangan. “Saya menyambut baik kesepakatan untuk membentuk Kelompok Kerja Perdagangan dan Investasi."


Indonesia juga menyambut baik kerja sama Cross Regional Cumulation di sektor tembakau yang sudah berlaku sejak 2014. Jokowi berharap pengaturan yang sama dapat dilakukan untuk pabrik.


Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan kesiapan Indonesia untuk berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur di Sri Lanka. Salah satu isi pembicaraan yang akan ditindaklanjuti adalah rencana PT INKA mengekspor gerbong penumpang atau barang ke Sri Lanka.

Sri Lanka juga merupakan salah satu negara yang menjadi prioritas Indonesia dalam kerja sama pembangunan kapasitas. Oleh karena itu, Jokowi mengusulkan kerja sama dalam penanganan bencana dan pendidikan.

“Sebagai sesama negara yang rentan bencana alam, kedua negara perlu memperkuat kerja sama untuk tingkatkan kesiapan dan kewaspadaan, dan pengelolaan dampak bencana,” kata mantan Wali Kota Solo itu.

Sementara untuk kerja sama di kawasan Samudera Hindia, Jokowi melihat ada potensi ekonomi yang sangat besar. Indonesia dan Sri Lanka dapat berkontribusi untuk mewujudkan kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore