
Petugas mengangkut sampah di Sungai Citarum, Jawa Barat.
JawaPos.com - Pemerintah saat ini tengah fokus dalam membenahi Sungai Citarum. Citra jorok, kotor dan bau ingin diubah pemerintah agar menjadi lebih tertata.
Saat ini, tercemarnya Sungai Citarum disebabkan oleh banyaknya limbah industri. Opsi relokasi industri di sekitar sungai pun menjadi pilihan.
Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional (KPAII) I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan, opsi itu bisa saja diambil. Nantinya, industri yang hak guna bangunan-nya (HGB) telah habis tidak akan diperpanjang.
"Jadi kalau yang hak guna bangunan sudah habis nah itu akan kita data supaya mereka jangan diperpanjang disana lagi. Mereka disarankan untuk pindah ke kawasan industri yang lebih representatif dimana kawasan itu memiliki instalansi pengolahan limbah," ujarnya di Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Kamis (11/1).
Sementara itu, untuk industri yang HGB-nya belum habis, maka akan dibiarkan terlebih dahulu. Pemerintah tetap akan mendorong industri disekitar Sungai Citarum agar memiliki limbah pengolahan yang baik.
"Jadi yang untuk industri yang tidak mungkin berada di lokasi itu. Kan bisa karena di peraturan masa lalu mereka jadi dekat dengan DAS. Sementara di aturan sekarang daerah dengan tepian sungai kan ada jarak minimum, kalo enggak salah 50 meter," tandasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
