
Najwa Shihab saat jumpa pers di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (8/1)
JawaPos.com - Presenter Najwa Shihab bakal memulai pertualangan baru Mata Najwa. Setelah mundur dari Metro TV, talkshow tersebut akan hadir di Trans7 dengan tetap kritis.
Najwa Shihab mengatakan bahwa dirinya punya tantangan untuk kembali mempopulerkan program yang telah bertahun di bawakannya. Apalagi, kini Mata Najwa dibawakan di stasiun televisi yang bukan fokus pada acara berita.
"Dari televisi berita dan televisi umum harus ada penyesuaian. Ada proses yang kami lalui dan susun. Saya dan tim berusaha membaca karakter Mata Najwa dan membawa elemen-elemen yang harus ditambahkan," Najwa Shihab saat jumpa pers di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (8/1).
Menurut Nana, sapaannya, pindah stasiun televisi memberi banyak pelajaran baru baginya. Dia harus berkerja sama untuk membangun Mata Najwa yang selama ini telah dikenal banyak orang. Konsep acara nanti, Najwa Shihab memastikan, bakal tetap seperti yang selama ini ada. Program ini masih menyuguhkan keberagaman tema mulai dari hukum, sosial, politik, isu-isu terkini, hingga tema inspirastif. Semua dikemas dengan menarik dengan beberapa elemen tambahan.
"Talkshow perbincangannya harus berisi dan programnya menarik. Mata Najwa dulu karakternya nggak hilang, menelisik politisi, kritis berbagai persoalan, menjaga independensi," jelasnya.
Salah satu hal yang membuat Najwa Shihab semakin antusias menjalani Mata Najwa di rumah baru ini adalah 2018 yang bakal jadi tahun politik. Berdiri sebagai program yang independent, dia ingin memberi banyak informasi berguna bagi masyarakat Indonesia.
"Ini tahun politik, di mana semua orang masih butuh informasi. Tantangan menyikapi tahun politik. Sebagai penyampai informasi gimana kami melatih masyarakat memilih dan memilah. Menyampaikan apa yang penting untuk diketahui," ujarnya.
Mata Najwa bakal hadir setiap Rabu pada pukul 20.00 WIB. Tiap pekannya, Najwa Shihab bakal menghadirkan narasumber yang berkompeten sesuai tema yang diangkat. Tayangan perdana akan dimulai pada 10 Januari 2018.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
