Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Desember 2017 | 06.14 WIB

Satpam Disekap, Gudang Rokok di Malang Dirampok

DIJAGA: Sejumlah personel kepolisian masih berjaga di tempat yang menjadi lokasi perampokan di Jalan Setiabudi, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Selasa (26/12) malam. - Image

DIJAGA: Sejumlah personel kepolisian masih berjaga di tempat yang menjadi lokasi perampokan di Jalan Setiabudi, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Selasa (26/12) malam.

JawaPos.com - Perampokan sebuah gudang rokok terjadi di Jalan Setiabudi, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Selasa (26/12).


Seorang satpam dikabarkan disekap dan mulutnya dilakban oleh pelaku perampokan. Sejauh ini belum diketahui pasti jumlah kerugian dan adanya korban dalam aksi perampokan yang menimpa rumah milik Yusmiati, warga setempat yang disewa dan dijadikan gudang rokok tersebut.


Informasi yang berhasil dikumpulkan JawaPos.com di lokasi kejadian, peristiwa perampokan ini diduga terjadi pada Selasa (26/12) sore, namun, baru diketahui sewaktu magrib.


Ketua RT setempat, Imam Syafii, mengatakan Selasa (26/12) sore, dirinya tiba-tiba ditelepon oleh si empunya rumah dan meminta datang ke lokasi gudang rokok tersebut tanpa menjelaskan maksudnya. "Waktu itu cuma bilang, ada kejadian gawat, tidak bilang apa-apa," ujarnya kepada JawaPos.com, di lokasi kejadian, Selasa (26/12) malam.


Usai ditelepon, dirinya bergegas menuju lokasi dengan seorang satpam. Begitu mendapati adanya ceceran darah di lokasi, Imam pun mengurungkan niatnya memasuki gudang rokok tersebut. Terlebih informasi yang didapatkannya dari warga, seorang satpam menjadi korban kejahatan.


"Bu Yus saya minta telepon ke polisi, saya mengamankan lokasi. Melihat darah, satpam yang kedua ini takut adiknya kenapa-kenapa. Maklum satpam ini kakak adik," bebernya.


Salah satu warga setempat, Yoto, 45, mengatakan satpam gudang rokok tersebut disekap, mulutnya disumpal dengan kresek dan kaki tangannya diikat. Sementara wajahnya ditutup dengan handuk.


"Infonya sih tidak meninggal, satpamnya disekap, sekarang sudah dibawa ke RS," kata dia.


Terkait dengan asal ceceran darah, diduga berasal dari pelaku yang menggunakan modus pecah kaca. "Satpamnya tadi disekap. Tadi sudah diamankan parang, besar," ujar salah satu anggota polisi yang berjaga di lokasi.


Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perampokan tersebut. Aparat kepolisian sejauh ini masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara.


Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore