
Ketua Umum PPP Djan Faridz (tengah) saat Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Gedung Priamanaya, Jakarta, (20/12/2017).
JawaPos.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz sangat kecewa dengan Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Hal ini terungkap saat rapat pimpinan nasional (rapimnas) PPP.
Ketua panita acara rapimnas PPP kubu Djan Faridz, Yunus Razak mengatakan, dalam perhelatan rapimnas tersebut pihaknya sengaja tidak menempelkan wajah Presiden Jokowi sebagaimana yang sebelum-sebelumya.
"Mohon maaf, atas masukan, foto Pak Jokowi tidak ada di banner," ujar Yunus dalam rapimnas PPP di Jalan Talang, Menteng, Jakarta, Rabu (20/12).
"Boikot Jokowi. Boikot Jokowi," teriakan para kader PPP menyambut ucapan dari Yunus.
Pantauan JawaPos.com, pada banner PPP ini hanya ada wajah sang ketua umum Djan Faridz bersama dengan para kadernya.
Tidak adanya foto Jokowi ini dikatakan Yunus, sebab mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak bertindak apa-apa terkait Surat Kepengurusan (SK) yang dikeluarkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly.
Padahal, ungkap Yunus, sudah ada keputusan Mahkamah Agung (MA) bahwa PPP dengan kepengurusan Djan Faridz sah di mata hukum. Namun, Yasonna tidak mengindahkannya.
"Ini respons dari putusan MA oleh Menkumham selaku perwakilan pemerintah," katanya.
Oleh sebab itu, dengan diamnya Presiden Jokowi, dia menduga ada upaya menghilangkan partai berbasis Islam di Indonesia. Salah satunya adalah PPP tidak ikut dalam pemilu 2019 nanti.
"Jadi fakta itu menunjukkan skenario besar yang ingin PPP lenyap," pungkasnya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
