
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ronny Suseno.
JawaPos.com - MM alias DE terduga teroris yang ditangkap di Jalan Ampel Kembang, Surabaya, pernah ke Suriah empat lalu atau 2013. DE berada di Suriah selama setahun.
Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ronny Suseno. "Pernah berangkat ke Suriah bergabung dengan ISIS (Islamic State of Iraq and Syria," jelas Ronny di sela pengamanan rumah DE, Sabtu (9/12).
Hanya saja, Ronny tidak menyebutkan secara khusus DE tergabung dalam kelompok mana. Dia mengatakan bahwa penangkapan DE jadi satu rangkaian dengan terduga teroris yang juga ditangkap di Sidoarjo dan Malang. "Soal jaringan menunggu konfirmasi dari Mabes. Saat ini yang bersangkutan berada di Polda Jatim," imbuh Ronny..
Berdasar info yang dihimpun JawaPos.com dari beberapa sumber internal di kepolisian, Densus mengamankan tiga orang pada operasi penangkapan serempak di wilayah Jawa Timur, Sabtu (9/12). Selain DE, korps burung hantu juga menangkap IP di Tanggulangin, Sidoarjo, dan KR di Klojen, Malang.
IP diamankan tak lama setelah densus menangkap DE, yakni sekitar pukul 08.00 WIB. Sedangkan KR ditangkap sekitar pukul 09.31 WIB. "Terduga IP beralamat di Tuwuwo, Surabaya. Saat ini rumahnya juga sedang digeledah," ucap salah seorang sumber polisi.
Menurut laporan yang didapat, ketiga orang tersebut bertemu di Jakarta pada 2013 lalu. Mereka diajak Salim Mubarok alias Abu Jandal ke Suriah. Mereka kemudian naik pesawat, transit di Singapura lantas menuju Turki. Dari Turki, mereka melanjutkan perjalanan ke Suriah melalui jalur darat.
Awalnya, mereka diajak untuk menjadi pekerja sosial yang membantu korban perang. "Sesampainya di sana, mereka malah mengikuti pelatihan militer," tambah sumber lainnya.
Seperti diberitakan, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 anti teror Mabes Polri meringkus terduga teroris MM alias DE di Surabaya, Sabtu (9/12) pagi. Sore ini, tim Densus 88 kembali mendatangi rumah terduga teroris MM alias DEB.
Belasan personel berseragam hitam bersenjata laras panjang itu mengambil beberapa barang bukti yang masih berada di dalam rumah. "Kami membackup tim Densus, mengamankan TKP. Belum tahu barang yang diamankan apa saja," tutup Ronny.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
