
LAWAN RASUAH: Dari kiri, Brendan Satria, Sosiawan Leak, Jan Praba, dan Mike Marjinal.
JawaPos.com - Sastrawan dan Budayawan Sosiawan Leak konsisten dengan idealismenya melawan korupsi. Gerakan Puisi Menolak Korupsi (PMK) yang dia gagas sejak Mei 2013 bersama Heru Mugiarso (Penyair Semarang) kini telah menerbitkan sejumlah antologi puisi, merangkum karya para penyair dari berbagai daerah, usia, dan kecenderungan puitika yang berbeda dengan tema yang sama, yakni menolak korupsi.
“Saya tidak membela KPK, saya tidak membela kehakiman, polisi, maupun kejaksaan di dalam kasus-kasus korupsi. Tapi saya memberikan perlawanan terhadap tindakan korupsi,” tegas Leak pada wawancara telepon dengan JawaPos.com Jumat, (8/12).
Sejak duduk di bangku mahasiswa, alumni Universitas Sebelas Maret, Solo itu memang giat mengampanyekan gagasan melawan korupsi melalui tulisan-tulisannya. Belakangan, bersama dengan Heru Mugiarso, mereka melakukan kampanye antikorupsi bertajuk Road Show PMK ke berbagai wilayah di Indonesia dalam wujud pembacaan puisi, pentas seni (teater, musik, tari, sulap, pagelaran tradisi), stand up komedi, seminar, diskusi, orasi, lomba baca puisi, cipta puisi dan lain-lain.
“Di Undang-Undang kan disebutkan bahwa seluruh warga negara wajib melakukan pencegahan dan penolakan terhadap kasus korupsi. Saya dan teman-teman di PMK adalah orang-orang yang aktif melawan korupsi melalui karya-karya yang ditulis dalam sejumlah antologi puisi dan esai. Namun, ada juga teman-teman lain yang terlibat, tapi tidak menulis, melainkan membuat acara tertentu dan aktif melawan korupsi.” Jelasnya.
Terdapat enam antologi puisi dan dua antologi esai yang sudah cetak. Buku antologi tersebut berisi karya teman-teman yang tergabung di gerakan PMK dan telah melalui proses kurasi. Karya dipilih melalui tiga kriteria, yakni, bertema anti korupsi dengan sudut pandang yang khas, komunikatif, memiliki nilai estetika, dan mengedukasi soal anti korupsi.
Karya-karya tersebut, kemudian diterbitkan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan dan fenomena yang terjadi di masyarakat. Dalam setahun, bisa dua atau tiga kali terbit, tergantung dengan kebutuhan dan kemampuan iuran anggota.
Leak menjelaskan, buku-buku tersebut diterbitkan dengan iuran sukarela anggota. Buku-buku yang telah diterbitkan tidak dijual di pasaran, kecuali buku kumpulan esai yang terakhir yang diterbitkan oleh penerbit mayor, kelompok Instrans Publishing, Malang.
“Jika ingin baca ya menghubungi penulisnya, karena buku dicetak sesuai dengan jumlah iuran masing-masing penyair. Setelah terbit, buku itu diberikan ke penulis, untuk selanjutnya,ada yang dihibahkan kepada perpusakaan daerah atau organisasinya sesuai dengan keinginan penulis.
Buku-buku yang telah terbit tersebut diantaranya;
1. Puisi Menolak Korupsi (memuat 308 puisi karya 85 penyair, Penerbit Forum Sastra Surakarta, Mei 2013),
2. Puisi Menolak Korupsi 2a (memuat 298 puisi karya 99 penyair, Penerbit Forum Sastra Surakarta, September 2013),
3. Puisi Menolak Korupsi 2b (memuat 297 puisi karya 98 penyair, Penerbit Forum Sastra Surakarta, September 2013),
4. Puisi Menolak Korupsi 3; Pelajar Indonesia Menggugat (memuat 358 puisi karya 286 pelajar, Penerbit Forum Sastra Surakarta, April 2014),
5. Puisi Menolak Korupsi 4; Ensiklopegila Koruptor! (memuat 271 puisi karya 175 penyair, Penerbit Forum Sastra Surakarta, Mei 2015),
6. Puisi Menolak Korupsi 5; Perempuan Menentang Korupsi! (memuat 177 puisi karya 100 perempuan penyair, Penerbit Forum Sastra Surakarta, Agustus 2015),
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
