
Gerakan Nasional Juru bicara Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Kapitra Ampera.
JawaPos.com - Jenderal Gatot Nurmantyo pada Maret 2018 nanti sudah resmi melepaskan jabatannya menjadi Panglima TNI. Posisinya akan diganti oleh KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto karena Gatot akan memasuki masa pensiun.
Namun, dorongan Gatot Nurmantyo untuk maju di Pilpres 2019 makin kencang disuarakan oleh sejumlah parpol dan ormas. Salah satunya, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI).
Juru Bicara GNPF-MUI, Kapitra Ampera mengatakan, pihaknya saat ini sedang melirik Gatot Nurmantyo untuk didukung menjadi capres di 2019. "Iya mendukung, dia juga salah satu yang kita (GNPF-MUI) lirik," ujar Kapitra kepada JawaPos.com, Selasa (5/12).
Menurut Kapitra alasan GNPF-MUI mendukung Gatot Nurmantyo lantaran sosoknya selama ini dekat dengan ulama, kiai, dan juga ulama. "Jadi GNPF-MUI merekomendasikan dia sebagai alternatif capres di 2019,” katanya.
Namun Kapitra mengaku, pihaknya tidak menginginkan Gatot menjadi pasangan atau cawapres Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 nanti. Alasannya karena Gatot harus menjadi figur baru untuk menjadi pesaing Jokowi.
"Sudah waktunya Gatot jadi tokoh utama, dan saya kira GNPF-MUI ingin Gatot sebagai presiden bukan wakil presiden," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
