
ILUSTRASI: Sosialisasi HIV/AIDS
JawaPos.com - Pemkot Solo terus berupaya untuk memberikan tempat perlindungan yang aman dan nyaman bagi para anak dengan HIV/AIDS (ADHA). Pemkot sudah menyiapkan tempat khusus atau selter yang nantinya digunakan untuk menampung para ADHA.
Sehingga mereka mendapatkan kehidupan yang layak seperti yang lainnya. Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo kepada JawaPos.com, Kamis (30/11) menjelaskan, pembangunan rumah penampungan atau selter tersebut sudah rampung sepenuhnya.
Saat ini tinggal untuk melengkapi sejumlah fasilitas termasuk mebelernya. ''Sudah jadi rumahnya, tinggal melengkapi saja. Termasuk mebeler dan fasilitasnya, mungkin tahun depan sudah dipakai,'' kata Rudi.
Rudy menolak membocorkan di mana lokasi rumah penampungan tersebut. Hal itu salah satunya untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Mengingat selama ini keberadaan para ADHA sering mendapat penolakan dari warga.
Seperti penolakan yang sempat terjadi di Purwosari, Laweyan, dan juga Kedung Lumbu, Pasarkliwon saat para ADHA akan mencari tempat penampungan di dua kawasan tersebut.
''Nanti saja kalau mau diresmikan saya kasih tahu. Kalau yang ini tidak ada penolakan, karena jauh dari pemukiman. Dan ini dibangun di atas tanah milik Pemkot,'' katanya.
Rudy berharap, keberadaan selter ini mampu dimanfaatkan untuk menampung para ADHA yang selama ini "disia-siakan" oleh warga. Sehingga para ADHA ini bisa tumbuh seperti anak-anak normal lainnya.
Rudy juga meminta kepada warga masyarakat agar tidak mengucilkan ADHA. Pasalnya penyakit tersebut adalah dari orang tua mereka bukan karena mereka sendiri. Para ADHA tidak sepantasnya untuk dijauhi.
''Jangan menjauhi orangnya, tetapi jauhilah penyakitnya. Mereka hanya anak-anak yang terkena dari orang tua mereka,'' imbau Rudy kepada warga.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
