
Grafis
JawaPos.com- Rembuk Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) menjadi ajang menyampaikan unek-unek. Yang paling santer disuarakan adalah kuota mahasiswa baru di PTN. Kecenderungan selama ini, kuota mahasiswa baru di kampus negeri bertambah tiap tahun.
Indikatornya bisa dilihat dari jumlah mahasiswa baru yang lolos seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM PTN). Dalam kurun 2012–2017, terjadi peningkatan jumlah kelulusan SBM PTN lebih dari 25 ribu orang. Itu hanya mengukur pelamar SBM PTN, belum termasuk SNM PTN maupun jalur mandiri di masing-masing kampus negeri.
Ketua Umum Aptisi Budi Djatmiko menyampaikan langsung keluhan soal kuota mahasiswa baru di PTN itu kepada Menristekdikti M. Nasir. Dalam pembukaan Rembuk Aptisi, Nasir menjadi salah seorang pembicara. ’’Kampus negeri jangan sampai menjadi seperti kapal pukat harimau,’’ katanya.
Budi berharap Kemenristekdikti membatasi kuota PTN. Dengan membatasi kuota mahasiswa baru di PTN, pemerintah bisa menghidupkan PTS. Kalaupun pemerintah terus menggelontor anggaran ke PTN, jangan sampai arahnya untuk menambah daya tampung.
Dia menjelaskan, dengan membatasi kuota mahasiswa baru di PTN, PTS tidak sulit mencari mahasiswa baru. Apalagi, saat ini banyak PTS yang kualitasnya tidak kalah dengan kampus negeri. ’’Jadi, pemerintah tidak perlu menyediakan anggaran buat PTS. Cukup batasi kuota mahasiswa baru di PTN saja,’’ ujarnya.
Nasir menyatakan, kuota PTN sudah memiliki aturan. ’’Saya larang PTN menambah kuota sendiri,’’ jelasnya. Sebagai institusi di bawah Kemenristekdikti, kuota mahasiswa baru di kampus negeri merujuk pada ketetapan pemerintah. Kuota mahasiswa baru di kampus negeri juga mempertimbangkan jumlah dosen, kapasitas ruang kuliah, laboratorium, dan sebagainya.
’’Jadi, tidak benar PTN bisa seenaknya menambah jumlah kuota mahasiswa baru,’’ jelasnya. Bahkan, Nasir mengatakan bahwa Kemenristekdikti saat ini memberlakukan larangan membuka fakultas baru di PTN. Salah satu dampak pembukaan baru adalah bertambahnya kuota mahasiswa baru.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
