Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 November 2017 | 00.26 WIB

Puting Beliung Mengancam Wilayah Jatim

Sepeda motor melewati genangan air di kawasan Brebek Industri, Senin (27/11) siang. - Image

Sepeda motor melewati genangan air di kawasan Brebek Industri, Senin (27/11) siang.

JawaPos.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jatim mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem sejak Minggu (26/11) kemarin. Hujan deras akan turun secara merata di beberapa kawasan. BMKG juga meminta agar masyarakat mewaspadai angin puting beliung.


"Kondisinya akan berlangsung sampai dua hari ke depan (Selasa, Red)," terang Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Taufik Hermawan Kepada JawaPos.com, Senin (27/11) petang.


Kondisi cuaca ekstrem terjadi karena adanya tekanan rendah di Selatan Jawa yang mengakibatkan area belokan angin. Kondisi itu juga memicu peningkatan pertumbuhan hujan. Selain itu, adanya aliran masa udara basah dari Barat menyebabkan kondisi udara di sekitar Jatim menjadi tidak stabil.


BMKG memprediksi, hujan lebat hingga ekstrem turun hampir di seluruh Jatim. Potensi angin kencang dan puting beliung bisa terjadi di Surabaya, Lamongan, Sidoarjo, Gresik, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Sumenep, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Malang, Mojokerto, dan Jombang.


"Untuk gelombang tinggi bisa terjadi di perairan Kepulauan Masalembu, Pulau Bawean, Laut Jawa bagian Timur, Perairan Selatan Jatim, dan Samudera Hindia Selatan. Kami imbau agar nelayan tradisional menunda aktivitas melaut terlebih dahulu," imbau Taufik.


Ia juga mengimbau agar masyarakat mewaspadai puting beliung dan kilatan petir. Otoritas transportasi diminta untuk memperhatikan munculnya genangan air. "Kami imbau agar tidak berlindung di bawah pohon. Menghindari angin kencang terutama pada sore hingga menjelang malam hari," katanya.


Secara terpisah, Humas PT Angkasa Pura I Bandara Juanda Febrian Prayoga menjelaskan, hingga Senin sore belum ada penerbangan yang terganggu. "Biasanya air traffic control (ATC) akan berkomunikasi sendiri dengan pilot apakah layak terbang atau tidak. Sejauh ini kami belum dapat laporan adanya penerbangan yang terkendala cuaca. Pengalihan terjadi karena ditutupnya Bandara Ngurah Rai saja," jelasnya


Sementara berdasar pantauan JawaPos.com di lapangan, hujan deras memang mengguyur wilayah Surabaya-Sidoarjo sejak pukul 12.00 WIB. Hingga sore hari, hujan masih belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.


Beberapa kawasan terendam banjir. Salah satunya di Brebek Industri, Sidoarjo. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa dan merendam knalpot sepeda motor.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore