
Sukardi (kanan) sebut Liga 1 2017 memiliki arti penting dalam karirnya
JawaPos.com - Asisten pelatih Mitra Kukar, Sukardi, menyebut Liga 1 2017 sangat berkesan. Sebagai asisten pelatih, pria yang akrab disapa Kardok itu punya peran penting terhadap performa Bayu Pradana cs. Kendati gagal membawa Naga Mekes ke papan atas, Kardok tetap layak mendapat apresiasi.
Kardok bisa dibilang sebagai asisten pelatih abadi di tim kebangaan masyarakat Kukar itu. Dia pernah mendampingi beberapa pelatih Naga Mekes, baik asing maupun lokal. Tak heran dia memiliki pengatahuan tentang taktikal cukup mumpuni.
Pada musim lalu, Kardok sempat didaulat sebagai karteker setelah Jafri Sastra memilih mundur. Hasilnya tak buruk. Dari lima pertandingan yang dia pimpin, ayah dua anak itu mengemas sembilan poin. Dengan perincian tiga kali menang plus dua kali kalah.
Hasil tersebut lebih baik dari raihan Jafri Sastra pada lima laga perdananya yang hanya mengemas delapan poin. Uniknya, di tangan Kardok, Naga Mekes berhasil mencuri poin sempurna di laga tandang. Hal yang tak pernah direngkuh Jafri semasa menjabat pelatih.
Saat manajemen merekrut Yudi Suryata, peran Kardok kembali sebagai asisten pelatih. Kendati demikian, dia tetap memiliki pengaruh besar terhadap performa anak-anak Kota Raja. Sebagai pelatih, Kardok hanya menempatkan dirinya sebagai juru taktik di atas lapangan. Di luar lapangan, dia sosok bapak bagi semua pemain.
Terkait hal itu, Kardok mengakui bahwa Liga 1 menjadi salah satu pengalaman yang luar biasa bagi dirinya. “Cukup berkesan, karena selama ini saya tak pernah menyangka bakal mendapat kesempatan memimpin tim ini di kompetisi resmi,” beber Sukardi seperti dilansir Kaltim Post (Jawa Pos Group).
Bagi dia, bekerja di Mitra Kukar tak lebih dari sekadar ibadah. Kardok mengatakan, akan terus mengabdi untuk Naga Mekes sampai tenaganya tak lagi dibutuhkan. “Terus terang saya tidak mencari apa-apa di Mitra Kukar. Niat saya hanya ibadah dan mambalas jasa baik pemilik klub yang memberikan saya pekerjaan,” pungkas Kardok.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
