
JELANG LELANG: Pendaratan sekaligus pengawasan bongkar muat ratusan ton ikan tuna di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) di Kecamatan BungusTeluk Kabung, Kota Padang Sumatera Barat pada 3 November 2017.
JawaPos.com - Memasuki triwulan III di tahun 2017, ekspor ikan hias laut (IHL) dari perairan laut Sumatera Barat meningkat. Selain itu, penjualan ikan tuna juga mengalami kenaikan.
Data Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Kelas I Padang mengungkapkan, jika jumlah ekspor IHL mencapai 120.478 ekor dari periode Januari hingga September 2017. Sementara, di bulan September sendiri, berhasil mengeskpor sebanyak 15.606 ekor IHL.
''Jenis ikannya beragam. Mulai dari actriniari, pomacanthidae, pomacentridae, asteroide, acanthuridae, labridae sp,'' kata Kepala Stasiun KIPM Kelas I Padang Sugeng Prayogo kepada JawaPos.com di kantornya kawasan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Selasa (7/11).
Selain ikan hias lanjut Sugeng, ekspor ikan tuna juga mengalami peningkatan. Kenaikan ini terus meningkat sejak tahun 2015 lalu. Menurutnya, secara tidak langsung kondisi tersebut menggambarkan, jika arus lalu lintas perikanan dari wilayah Padang Sumatera Barat termasuk mengalami kenaikan cukup tinggi. Baik di dalam dan luar negeri.
''Ini juga menandakan, jika laut Sumbar memiliki potensi sumber daya ikan yang sangat besar terutama untuk eksportir,'' ujarnya yang didampingi Kasubsi Wasdalin Henhen Suhendar.
Sugeng juga menerangkan, tahun 2015 lalu, komiditi ikan tuna mencapai 223,8 ton dengan nilai Rp41, 8 miliar. Lalu, meningkat 13,21 persen di tahun 2016 menjadi 257,9 ton atau seharga Rp46,9 miliar. Tahun 2017 ini, trafiknya juga menunjukkan kenaikan hingga 18,91 persen setara 318 ton dengan nilai Rp58,7 miliar.
Hasil tersebut didapati dari aktifitas perikanan di wilayah kerja, seperti kawasan BIM dan pelabuhan teluk bayur. ''Kami juga selalu melakukan monitoring, agar mutu semua komoditi ekspor ini terjaga. Ini juga untuk mencegah penjualan ikan secara illegal,'' terangnya.
Selain jalur lalu lintas ikan yang lancar, meningkatnya eksport ini juga karena tingginya tingkat permintaan yang terus bergulir setiap tahun. Disamping itu, Stasiunn KIPM Kelas I Padang juga telah memeroleh ISO 9001. Hal itu merupakan ketentuan standar yang diakui secara internasional untuk sertifikasi sistem manajemen mutu.
Sertifikat ISO merupakan upgrading versi 2008 ke versi 2015, yang dari PT QAI Certification Service di Jakarta Pusat dengan masa berlaku selama satu tahun, terhitung dari 11 September 2017 hingga 11 September 2018.
''Nah, secara tidak langsung akreditasi ISO 9001 ke 2015, fungsi KIPM dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dapat optimal,'' bebernya.
Kasubsi Tata Pelayanan Stasiun BKIPM Kelas I Padang Rini Sardi menyampaikan, pihaknya secara tidak langsung telah memiliki suatu prosedur pelayanan sesuai ruang lingkup untuk sertifikasi kesehatan ikan ekspor, antar area dalam wilayah Indonesia, domestik keluar serta domestik masuk. Bahkan, telah melakukan mitigasi terhadap resiko yang berkemungkinan dapat terjadi.
''Bubuhan tersebut maka dapat membuktikan bahwa aktifitas inspeksi barang yang masuk dan barang yang keluar telah diakui secara Internasional terutama bagi negara yang tergabung dalam beberapa asosiasi seperti APLAC dan ILAC,'' pungkasnya.
KIPM pun akan terus mengawasi dan membuktikan atas komitmen dalam menjaga entry dan exit point Indonesia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
