
Kesemrawutan di kawasan Tanah Abang, Jakarta
JawaPos.com - Kondisi trotoar kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat kini kembali diriuhkan dengan keberadaan pedagang kaki lima (PKL). Tak ayal memicu kesemrawutan di kawasan pusat garmen terbesar di Asia Tenggara itu.
Pantauan JawaPos.com, di sepanjang trotoar Stasiun Tanah Abang, PKL berjejeran. Mulai dari pedagang baju, sepatu, sandal, hingga aksesori handphone, dan makanan. Diperparah pula dengan angkutan kota (angkot) dan bajaj yang mangkal di pinggir jalan. Hal itu membuat lebar jalan semakin sempit.
Kondisi tersebut berlangsung sepanjang hari. Terutama di jam-jam sibuk, seperti sore dari pukul 15.00. Kemacetan mengular hingga ke Jalan Taman Jatibaru.
Pedagang pun sepertinya tidak takut dengan mobil petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang terparkir di sekitaran lokasi mereka berjualan. Terlihat ada beberapa oknum diduga preman yang berjaga sembari mengobrol bersama pedagang.
Bahkan, oknum tersebut menghampiri wartawan yang mengambil gambar suasana lokasi karena tidak ingin dilaporkan. Oknum berkelit tidak mengizinkan wartawan bertanya dan meliput mereka.
"Jangan gitu, dong. Kalau apa-apa harus ada izinnya. Jangan kayak gini," kata salah satu dari mereka di lokasi.
Menurut oknum itu, dengan ada wartawan peliputan akan menyusahkan teman-teman pedagang yang sedang mencari nafkah. "Kita sama-sama cari nafkah, kasihan nanti mereka," imbuhnya.
Terpisah, Wakil Kepala Satpol PP Hidayatullah mengaku tidak mengetahui keberadaan oknum di sekitar Tanah Abang. Dia menyampaikan, wartawan agar melaporkan kepada aparat agar ditindaklanjuti.
"Yah enggak tahu saya. Nanti kalau ada bilang aja, nanti kami amankan sama aparat polisi atau aparat kami di lapangan. Saya enggak tau soal itu," jelasnya saat ditemui di Balai Kota, Kamis (26/10).
Kendati demikian, Hidayat mengungkapkan, ada petugas Satpol PP yang berjaga di kawasan tersebut meski tanpa penanganan khusus. "Kami jaga. Tetap kami jaga," pungkasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
