
Apartemen Female di Depok
JawaPos.com - Perempuan milenial saat ini jauh lebih tangguh dan fokus meniti karir. Walaupun masih berstatuskan sebagai mahasiswa mereka sudah bisa berpikir soal investasi. Terutama investasi properti.
Meski nilai investasi di properti ini cukup besar, namun caranya dapat dilakukan dengan berbagai formula. Seperti membayar secara patungan dengan teman-teman, atau bantuan dari orang tua, bahkan hasil kerja sendiri.
Pemikiran perempuan milenial yang tangguh ini dijadikan sebagai peluang bagi pengembang properti, PT Graha Loka Pangestu, dengan membangun apartemen di Depok.
Sebetulnya apartemen ini cikal bakalnya adalah dari rumah kos khusus putri atau perempuan bernama Griya Pangestu. Akan tetapi Kota Depok terus berkembang, sehingga pihak pengembang tak mau melewatkan kesempatan itu. Rumah kos itupun ditingkatkan menjadi apartemen khusus perempuan. Namanya Female Apartement. Hunian ini diklaim sebagai pelopor apartemen khusus perempuan pertama.
Prospek dari hunian cukup besar karena di sekitarnya terdapat Universitas Indonesia, Universitas Gunadarma, Politeknik Negeri Jakarta, dan lainnya. Hal inilah yang membuat pengembang yakin investasi apartemen di kalangan mahasiswa cukup menjanjikan.
Di sini pengembang sengaja membidik kaum hawa. "Sebetulnya siapa saja boleh memiliki dan berinvestasi baik pria maupun perempuan tetapi yang tinggal atau penghuninya khusus perempuan. Laki-laki tak boleh masuk atau tinggal. Karena nanti ada buku pedoman khusus untuk penghuni," tegas Managing Director dan Arsitek Female Apartemen I Wayan Ekadiana dalam konferensi pers, Rabu (25/10).
Terletak di Jalan Margonda di pintu selamat datang di kota Depok, Wayan meyakini hasil survei yang sudah dilakukan, 60 persen penghuni apartemen di Depok rata-rata mahasiswa dan perempuan. Karena itu, pihaknya sengaja menawarkan suguhan properti berdasarkan segmen khusuus untuk perempuan.
"Investasi bisa dilakukan dengan dua cara. Dengan membeli dan digunakan sendiri khusus perempuan, dan dibeli lalu disewakan lagi," ujarnya.
Marketing Director Female Apartement Like Suryanti menjelaskan bahwa apartemen tersebut dibuat berdasarkan tingkat kenyamanan dan keamanan bagi perempuan yang menghuni rumah vertikal, sehingga mereka tak perlu khawatir lagi atau merasa cemas saat berada di apartemen.
"Sehingga perempuan masa kini hidup lebih aktif, dinamis, dan pandai berinvestasi," ujar Like.
Dibangun di atas lahan seluas 2.112 meter persegi Female Apartemen terdiri dari 1 tower dengan 21 lantai dan total hunian 551 unit. Tentu dengan fasilitas yang memanjakan kaum hawa seperti supermarket, salon, spa, kolam renang, pusat kebugaran, dan akses keamanan yang ketat.
Sejak dibangun Februari 2016 lalu, unit yang ditawarkan sudah terjual 40 persen, dengan banderol harga sekitar Rp 600 jutaan dengan tipe studio.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
