Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Oktober 2017 | 03.24 WIB

Sering Kebobolan Toko Ini Pasang CCTV, Begini Hasilnya

Residivis: Herman alias Me - Image

Residivis: Herman alias Me

JawaPos.com- Herman alias Me'eh (34) rupanya tidak kapok tinggal di balik hotel prodeo. Pasalnya, laki-laki yang pernah mendekam dalam penjara selama satu tahun dua bulan pada 2010 lalu, kembali mengulangi kejahatannya.


Dia harus berurusan dengan Polsek Bululawang, karena mencuri di toko bangunan, di kawasan kecamatan ini. Aksi pencuri ini tergolong nekat. Pasalnya, dia dua kali melakukan pendirian di tempat yang sama.


Aksi pertama, dia lakukan sekitar bulan Agustus lalu. Me'eh, warga Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, berhasil membawa uang Rp 4 juta. Merasa aksinya mulus, dia kembali mengulangi perbuatannya ini Jumat (13/10) lalu. Dari hasil kejahatannya, dia berhasil menggarong satu bor listrik dan uang tunai sebesar Rp 1,5 juta.


Modus yang dia gunakan adalah membobol atap, kemudian masuk dari jalur tersebut dan menggarong harta benda yang ada. Namun, sepandai-pandainya maling menggarong, masih lebih pandai polisi. Bapak satu anak ini berhasil diringkus di tempat dia bekerja, di Krebet, Bululawang, Senin (16/10).


Aksi penangkapan ini tidak lepas dari korban yang memasang CCTV di lingkungan tokonya. "Pemilik toko merasa jengkel karena sering kehilangan. Akhirnya memasang CCTV. Aksi pencuri terekam kamera dan dilaporkan kepada kami," kata Kapolsek Bululawang, Kompol Supari SPd, di kantornya, Selasa (17/10).


Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Bululawang, Iptu Roni Margas, menjelaskan, uang hasil mencuri digunakan tersangka untuk membeli sparepart motor dan foya-foya.


"Hasil curiannya yang kedua, dia mendapatkan Rp 1,5 juta. Namun sekarang tinggal Rp 400 ribu, karena sudah digunakan," kata Roni.


Sementara itu, kepada wartawan, Me'eh mengaku mencuri untuk memenuhi kebutuhannya. Selain itu, juga dia gunakan untuk mencari senang diri sendiri. Dia gunakan untuk membayar jasa (maaf) perempuan plat kuning alias pekerja seks komersial (PSK)


"Saya gunakan untuk senang-senang ke Kalibiru, Slorok (salah satu lokalisasi). Biasanya nginep dua hingga tiga hari," kata dia membeberkan kemana uang jutaan dia habiskan.


Sekarang Me'eh harus mempertanggung jawabkan perbuatannya, di penjara. Dia dikenai pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (tik)


Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore