
eks Ketua PT Manado Sudi Wardono ketika akan dibawa rumaha tahanan.
JawaPos.com - Mahkamah Agung resmi menonaktifkan Ketua Pengadilan Tinggi Manado, Sulawesi Utara Sudi Wardono. Ia dinonaktikan setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan ditetapkan tersangka terkait kasus suap bersama anggota Komisi XI DPR RI Aditya Anugrah Moha.
"Mahkamah Agung menjatuhkan sanksi tegas yaitu memberhentikan SDW sementara dari jabatannya, baik sebagai hakim maupun sebagai Ketua Pengadilan Tinggi," kata Kabiro Hukum dan Humas Mahkamah Agung Abdullah dalam konferensi pers, di kantornya, Senin (9/10).
Pemberhentian itu secara resmi tertulis dalam Surat Keputusan MA No. 180/KMA/SK/X/2017. Keputusan itu tertandatangani pada Senin 9 Oktober 2017.
Abdullah menuturkan, Seharusnya Ketua Pengadilan Tinggi Manado, Sulawesi Utara tersebut diberhentikan dari jabatannya pada Sabtu (7/10). Namun, itu bertepatan dengan hari libur.
"Seharusnya SDW diberhentikan dari jabatannya pada Sabtu (7/10) oleh karena pada hari dan tanggal tersebut bertepatan dengan hari libur, maka Surat Keputusan Pemberhentian sementara ditandatangani pada hari Senin, 9 Oktober 2017 pukul 08.00 WIB, serta diumumkan pada hari ini juga," ucap Abdullah.
Setelah diberhentikan sementara, Sudi Wardono hanya mendapatkan gaji pokok 50 persen sebesar Rp 2.810.150 tanpa mendapat tunjangan lainnya sebagai dampak pemberhentian sementara. Itu mulai berlaku 1 November 2017 mendatang.
Terkait pemberhentian Sudi Wardono, saat ini pengganti sementara Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara belum ada. Tim akan memutuskan dalam sebulan mendatang.
Surat Keputusan Pemberhentian itu merupakan hasil tim pemeriksa yang dibentuk pasca OTT pada Jumat (6/10) lalu. Dengan susunan tim sebagai berikut:
1. Ketua Kamar Pengawasan, Hakim Agung Sunarto sebagai ketua Tim
2. Purwosusilo sebagai anggota
3. Ibrahim sebagai anggota
4. Inspektur Wilayah I Badan Pengawasan, Abdus Sulaiman sebagai sekretaris.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
