Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Oktober 2017 | 02.40 WIB

OJK Optimis Perbankan Syariah Akan Terus Naik, Ini Hitungannya

Direktur Penelitian, Pengembangan, Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah OJK Deden Firman Hendarsyah di Margo City, Depok, Jumat (6/10). - Image

Direktur Penelitian, Pengembangan, Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah OJK Deden Firman Hendarsyah di Margo City, Depok, Jumat (6/10).

JawaPos.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan masa depan perbankan syariah akan cerah. Hal itu terlihat dari pertumbuhan perbankan syariah dari tahun ke tahun dengan tren yang terus naik. Kenaikan tercatat pada pertumbuhan aset dan pembiayaan tahun ini dibandingkan tahun lalu.


Data sampai dengan Agustus 2017 jika dihitung dari Januari 2017 maka pertumbuhannya adalah 6,57 persen dan pembiayaan 7,92 persen, sementara dana pihak ketiga (DPK) naik 10,59 persen. Kemudian untuk pertumbuhan per tahun atau Year on Year (YoY) dari Agustus tahun lalu sampai tahun ini tumbuh 23,15 persen. Sedangkan pembiayaan 21,10 persen.


"Pertumbuhan masih terhitung tinggi. Guna mengenalkan dan mendekatkan kepada masyarakat produk dan jasa layanan perbankan syariah, kami menggelar pameran produk dan jasa perbankan syariah Expo iB Vaganza Depok," kata Direktur Penelitian, Pengembangan, Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah OJK Deden Firman Hendarsyah di Margo City, Depok, Jumat (6/10).


Kerja sama untuk ajang kali ke enam itu dilakukan dengan menggandeng 19 bank. Kota Depok dipilih karena memiliki pertumbuhan ekonomi yang cukup baik yakni 7 sekitar persen. Bahkan angka market share perbankan syariah mencapai 10,14 persen, lebih tinggi dari market share nasional yang baru 5,4 persen.


"Industri keuangan syariah harus mengambil peranan dalam pertumbuhan perekonomian masyarakat. Begitu juga di kota Depok ini yang pertumbuhan ekonominya baik," papar Deden.


OJK terus melakukan sosialisasi dan edukasi ke publik mengenai produk serta jasa layanan keuangan syariah. Sekaligus meningkatkan akses masyarakat ke sektor keuangan sesuai dengan program literasi keuangan pemerintah.


Salah satu pihak perbankan, SEVP Resiko dan Komunikasi BNI Syariah Tribuana Tunggadewi menjelaskan pihaknya berupaya untuk meningkatkan nasabah dengan menggandeng lembaga-lembaga syariah lainnya. Bahkan BNI Syariah baru-baru ini juga membidik wisata halal untuk bekerja sama.


"Kami dari BNI Syariah bersinergi dengan induk kami untuk sama-sama menggarap nasabah potensial. Nasabah yang disasar antara lain RS Islam dan wisata halal kerja sama dengan Nusa Tenggara Barat (NTB). Baru-baru ini juga membidik wisata halal di Padang," kata Tribuana.


Begitu pula dengan Bank Syariah Mandiri yang mempunyai banyak cara jitu untuk meningkatkan animo masyarakat dalam memajukan perekonomian syariah. Jumlah nasabah eksisting BSM saat ini terdiri dari 6 juta rekening dengan berbagai program syariah lainnya untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR). 

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore