
Hingga dini hari asap hitam masih tampak di apartemen bellevue.
JawaPos.com - Si jago merah berkobar di Apartemen Bellevue, Cinere, Depok. Sejumlah orang diduga masih terjebak di atas apartemen. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok menerjunkan hampir 10 unit mobil pemadam ke lokasi.
Pihak Mako Dinas Kenakaran Kota Depok menerima laporan kebakaran pada pukul 21.00 WIB malam tadi. Diduga laporan awal kebakaran berasal dari lantai 18 apartemen.
"Betul yang terbakar itu apartemen. Sepertinya masih proses pembangunan. Kami dapat informasi awalnya asal api dari lantai 18," kata petugas Dinas Damkar Depok Riki Irwansyah kepada JawaPos.com, Rabu (4/10).
Riku membenarkan ada laporan sejumlah orang terjebak di atas apartemen. Karena itu petugas kembali ke mako untuk mengambil peralatan salah satunya adalah oksigen.
"Karena itu ada alat-alat yang kurang tadi tim balik lagi sebagian. Kekurangan oksigen. Diduga laporannya seperti itu, masih ada yang terjebak," jelasnya.
Hingga kini belum diketahui apa penyebab api muncul dari lantai 18 apartemen tersebut. Pihak Pemerintah Kota Depok berkoordinasi dengan Dinas Damkar Jakarta Selatan untuk memadamkan api.
Pantauan Jawapos.com di lokasi kebakaran hingga pukul 02.10 dini hari, masih tampak asap hitam tebal di atas mall Bellevue yang lokasinya tepat di pinggir jalan perbatasan Depok-Jakarta Selatan.
Kepulan asap itu pun sempat membuat Panik Penghuni Apartemen Bellevue, yang kini masih berada di sekitaran apartemen. Mereka menunggu sekaligus memantau usah pemadaman huniannya.
Kasubag Humas Polres Depok AKP Sutrisno menuturkan, akibat tebalnya asap, penghuni menjadi panik. Mereka pun berhamburan dan keluar dari apartemen.
“Asap diduga berasal dari generator apartemen. Tapi masih didalami,” kata dia ketika dikonfirmasi, Rabu (4/10).
Asap pekat itu mulanya keluar dari lantai basement gedung. Lalu masuk ke kamar apartemen yang berada di Jalan Raya Cinere, Pangkalan Jati, Depok itu.
Sutrisno mengaku dari pemeriksaan belum diketahui titik api. Namun hanya asap tebal saja yang membuat warga panik.
“Sejumlah mobil damkar dari wilayah Jakarta Selatan dan Depok telah datang ke lokasi mencoba menghilangkan asap tebal yang keluar,” kata dia.
Buntut dari insiden ini, listrik di dalam gedung apartemen maupun mal padam. Sejumlah penghuni tampak memilih memarkir mobilnya di pinggir jalan yang tak jauh apartemen.
Sejumlah mobil damkar-pun tampak hilir mudik mengisi air guna memadamkan api. Hal ini lantaran dikabarkan hydrant di lokasi kejadian tidak berfungsi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
