Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Oktober 2017 | 13.05 WIB

Survei Pilgub Jabar, Inilah Calon-calon dengan Popularitas Tertinggi

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Indonesia Development Monitoring (IDM) merilis hasil survei terkait popularitas dan elektabilitas para figur yang bertarung di Pilgub Jabar 2018.


Dari hasil sigi IDM, popularitas Deddy Mizwar menempati urutan teratas dengan raihan 89,2 persen. Kemudian disusul Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Dyah Pitaloka 71,2 persen, Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi Demokrat Dede Yusuf dengan 70,7 persen, Walikota Bandung RIdwan Kamil 60,8 persen, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi 60,3 persen.


Sementara Ketua Kadin Jawa Barat, ‎Agung Suryamal Sutrisno 60,2 persen, Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa 58,7 persen, dan Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Puti Guntur Sukarnoputra dengan 57,3 persen.


Direktur Eksekutive IDM Wilayah Jawa Barat, Bin Firman Tresnadi mengatakan, survei dilakukan kepada 2.178 responden warga Jawa Barat. Survei ini mengunakan confidential level 95 persen. Sementara margin of error dari hasil survei ini adalah lebih kurang 2,1 Persen.


”IDM menemukan bahwa Deddy Mizwar memiliki tingkat popularitas yang paling tinggi dengan perolehan sebanyak 89,2 persen,,” terang dia dalam surat elektronik yang diterima redaksi, Selasa (3/10), dilansir RMol Jabar (Jawa Pos Grup).


Responden, kata Bin Firman, kemudian ditanyakan perihal siapakah sosok yang dianggap mampu menyelesaikan masalah masalah ekonomi dan sosial di Jawa Barat (kapabilitas). Hasilnya, lagi-lagi Deddy Mizwar di urutan pertama dengan perolehan 27,3 persen.


"Disusul Dedi Mulyadi 13,3 persen, Agung Suryamal 12,2 persen, Dede Yusuf 11,2 persen, Ridwan Kamil 8,2 persen, Puti Guntur Soekarnoputra 6,3 persen, Iwa Karniwa 6,2 Persen, Rieke Dyah Pitaloka 6,1 persen dan yang tidak memberikan penilaian sebesar 9,2 persen," terang Bin Firman.


Lebih lanjut, kata Bin Firman, saat ditanya siapakah sosok calon gubernur yang akan mereka pilih jika Pilgub digelar hari ini (elektabilitas), mayoritas responden lebih memilih Dedi Mizwar.


"Jawaban Responden sebanyak 32,1 persen memilih Deddy Mizwar, Dedi Mulyadi 10,2 persen, Agung Suryamal 8,2 persen, Dede Yusuf 7,8 persen, Ridwan Kamil 7,6 persen, Iwa Karniwa 5,2 persen, Puti Guntur Soekarnoputra 5,1 persen, Rieke Dyah Pitaloka 4,9 persen dan tidak memilih sebanyak 18,9 persen," urainya.


Selain mensurvei soal tingkat popularitas, kapabilitas, dan elektabilitas para calon, IDM juga mencari tahu apa yang menjadi dasar pertimbangan masyarakat Jawa Barat, dalam hal ini yang diwakili oleh 2.178 responden memilih salah satu kandidat.


Hasilnya, sebanyak 89,2 persen responden memilih karena sosok itu memiliki akhlak yang bersih dan tidak korup. Ada 6,7 persen yang memilih kesamaan suku dan etnik, dan 4,1 persen tidak menjawab.


"Ini mengartikan bahwa preferensi publik Jawa Barat dalam menentukan calon kepala daerah yang akan dipilih pada Pilgub Jawa Barat 2018 mulai bergeser, dari motif primordialisme kesamaan suku dan etnik menjadi lebih rasional. Walaupun dalamjawaban survei masyarakat Jawa Barat memilih gubernur dengan berdasarkan kesamaan agama masih 76,4 persen dan tidak berdasarkan kesamaan agama sebanyak 19,7 persen sedangkan sisanya 3,9 persen tidak menjawab," pungkas Bin Firman.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore