
Persebaya Surabaya menang besar 5-0 saat menjamu PSBS Biak di Gelora Bung Tomo
JawaPos.com - Persebaya Surabaya mengawali babak 16-besar Liga 2 2017 secara luar biasa. Green Force - julukan Persebaya, menghancurkan PSBS Biak dengan skor telak 5-0 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (22/9) sore WIB.
Sebuah solo run Delvin Taplo, pemain PSBS, pada menit keenam membuat pertahanan Persebaya kelabakan. Beruntung finishing Delvin bisa diantisipasi dengan mudah oleh kiper Miswar Saputra. Permainan disiplin ditunjang dengan fisik tangguh membuat PSBS sangat merepotkan Persebaya pada awal pertandingan. Bahkan pemain Persebaya selalu kalah dalam duel fisik.
Saat Persebaya belum mencatatkan peluang, PSBS justru memperoleh kans keduanya pada menit ke-16. Kali ini giliran Jefri Kewoe yang memperdaya bek Persebaya hingga ia berhadapan dengan kiper Miswar. Sayang sepakannya justru melenceng ke kanan gawang.
PSBS mendapatkan peluang ketiganya dari tendangan bebas Paulus Hisage pada menit ke-19. Kali ini bola melambung tipis di atas mistar.
Peluang on target pertama Persebaya lewat free kick Misbakhus Solikin menit ke-22, sukses berbuah gol pertama di laga ini. Meski sempat ditepis kiper, bola membentur tiang sebelah kiri lalu masuk ke gawang. Persebaya unggul 1-0.
Persebaya seolah kehilangan daya cengkeram setelah unggul satu bola. Mereka bermain lebih bertahan. Membiarkan para pemain PSBS mengacak-acak wilayahnya lewat sektor sayap maupun lapangan tengah. Namun Persebaya rupanya lebih cerdik. Mereka menghukum PSBS melalui serangan balik.
Counter attack Persebaya berbuah gol kedua yang dicetak Irfan Jaya pada menit ke-31. Memanfaatkan umpan M. Hidayat, Irfan yang muncul dari rusuk kiri pertahanan PSBS, menerobos masuk ke kotak penalti untuk memperdaya kiper Bagus Prasetyo. Persebaya memperbesar keunggulan menjadi 2-0.
Selang empat menit giliran Thaufan Hidayat yang memperoleh kesempatan emas dari umpan Ricky Kayame. Sayangnya bola melebar tipis di atas mistar. Ricky melanjutkan tren positifnya lewat golnya pada menit ke-40. Sontekan Ricky yang meneruskan crossing Thaufan Hidayat, membawa Green Force unggul 3-0.
Ricky, Irfan Jaya, dan Sidik Saimima mendapatkan kans untuk mencetak gol pada injury time babak pertama. Sayangnya ketiga pemain ini gagal memaksimalkan peluang menjadi gol. Skor 3-0 menutup babak pertama.
Persebaya membuka babak kedua melalui sepakan jarak jauh M. Hidayat. Sayang bola melambung dari sasaran. Rusuk kiri PSBS menjadi pusat eksplorasi Persebaya pada pertandingan ini. Serangan Persebaya kerap kali diawali dari pergerakan Irfan Jaya atau Thaufan Hidayat yang silih berganti mengacak-acak sisi kiri pertahanan PSBS sejak menit pertama.
Persebaya mempertegas dominasi atas PSBS melalui gol kedua Misbakhus Solikin pada menit ke-63. Tendangan spekulasi Solikin dari luar kotak penalti membawa Persebaya unggul 4-0. Tak ada perlawanan berarti dari PSBS pada babak kedua. Mereka menjadi sasaran empuk dari serangan Persebaya.
Bek tangguh Fandry Imbiri bermasalah dengan hamstring. Eks pemain Semen Padang itu ditarik keluar untuk digantikan M. Syaifuddin menit ke-73. PSBS bermain keras setelah kebobolan empat gol. Persebaya meresponsnya dengan bermain lebih tenang.
Irfan Jaya hampir mencetak gol keduanya pada menit ke-85. Akan tetapi tendangan keras Irfan melenceng tipis di kanan gawang PSBS. Persebaya tak memberi celah kepada PSBS untuk membangun serangan. Persebaya menutup pertandingan ini dengan skor 5-0. Gol penutup Persebaya lahir dari sundulan Irfan Jaya setelah memanfaatkan tendangan bebas Misbakhus Solikin.
SUSUNAN PEMAIN
Persebaya Surabaya: Miswar Saputra, Abu Rizal Maulana, Andri Muliadi, Fandry Imbiri (M. Syaifuddin, 73'), M. Irvan Febrianto, M. Hidayat, Sidik Saimima (Rendi Irwan Saputra, 70'), Misbakhus Solikin, Irfan Jaya, Thaufan Hidayat, Ricky Kayame (Rishadi Fauzi, 77')
Pelatih: Angel Alfredo Vera
PSBS Biak: Bagus Prasetyo, Donny Monim, Faisal Samberbori, Patrias Rumere (Manuel Mambrasar, 64'), Bryan Muabuay, Charles Rumbino, Delfin Rumbino, Jefri Kewoe (Hery Wenda, 81'), Michael Rumere, Paulus Hisage, Delvin Taplo (Daniel Nabu, 57')
Pelatih: Frengki Samay

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
