
Petugas Bea Cukai
JawaPos.com - Beberapa waktu lalu publik dihebohkan dengan sebuah tayangan video yang menampilkan aksi petugas Bea Cukai. Dalam tayangan itu petugas melakukan penarikan bea masuk impor kepada penumpang yang membawa tas bermerek dari luar negeri.
Hal itu akhirnya berbuntut panjang. Pemerintah dinilai telah melakukan pengetatan aturan untuk barang yang masuk dari luar.
Atas tayangan seperti itu, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi menganggap itu bukanlah sebuah kesalahan. Petugas bea dan cukai sudah menjalankan tugas sesuai fungsi dan aturannya.
Sebab dalam aturan pengenaan bea sudah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 188/2010 tentang impor barang yang dibawa oleh penumpang, awak sarana pengangkut, pelintas batas dan barang kiriman. Dalam PMK itu disebutkan, batasan harga barang yang kena bea masuk yakni sebesar 250 dolar AS per individu dan 1.000 dolar AS per keluarga.
Melihat kejadian itu, kata Heru, pihaknya cuma menjalankan prinsip keadilan berdasarkan aturan yang sudah berlaku. "Nah sama, itu namanya prinsip keadilan lah yang harus kita terapkan," ujarnya di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (20/9).
Itu artinya, Bea Cukai hanya ingin seluruh masyarakat merasakan dan menjalani aturan yang sudah dibuat pemerintah. Sebab, selama ini memang pemerintah selalu mengenakan bea impor tanpa mengenal tujuan apapun, baik untuk komersil, maupun tidak.
Di sisi lain, pihaknya juga ingin menyadarkan masyarakat bahwa barang yang dianggap dibeli lebih murah di luar negeri sama saja beli barang di dalam negeri. Sebab ketika masuk ke Indonesia barang itu dikenakan bea masuk. Kalkulasi uang yang dikeluarkan pun tidak akan ada bedanya.
Untuk itu Heru menyarankan masyarakat agar tidak terlalu berambisi membeli barang dari luar negeri, jika tidak ingin membayar pajaknya.
"Beli barang di sini atau di sana sama saja. Kita kan tidak pernah ditanya buat beli sendiri atau pribadi. Yang jelas untuk prinsip keadilan," tutupnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
