Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 September 2017 | 22.11 WIB

Setelah 2011, Kini Perdagangan Indonesia Kembali Surplus

Ilustrasi indeks ekonomi - Image

Ilustrasi indeks ekonomi

JawaPos.com - Sektor perdagangan menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor Indonesia pada Agustus 2017 meningkat 11,73 persen dibanding Juli 2017, yaitu dari USD 13.6611,2 juta menjadi USD 15.208,4 juta.


Sementara nilai impor Indonesia turun 2,88 persen atau USD 13,5 miliar pada Agustus 2017. Sebelumnya impor berada di angka USD 399,8 juta.


Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, neraca perdagangan RI mencatatkan surplus sebesar USD 1,71 miliar atau Rp 22,1 triliun hanya di bulan Agustus saja. Capaian tersebut menjadi surplus terbesar Indonesia sejak 2012.


"Ini surplus terbesar sejak 2011, karena ekspor naik sementara impor mengalami penurunan sehingga surplus lumayan besar, yakni USD 1,72 miliar," kata Suhariyanto di kantornya, Jakarta, Jumat (15/9).


Nilai ekspor Indonesia sendiri tercatat USD 108 miliar, sedangkan nilai impornya sebesar USD 99,668 miliar. Dihitung secara kumulatif neraca perdangangannya mencapai USD 9,11 miliar.


Indonesia terakhir kali mencapai surplus adalah pada November 2011, yakni sebesar USD 1,8 miliar. Pencapaian tersebut masih dalam kondisi stabil di bulan berikutnya, sebelum akhirnya dianggap turun.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore