Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 September 2017 | 20.55 WIB

Koperasi Dinilai Mampu Kurangi Angka Kemiskinan

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM, Meliyadi Sembiring optimis angka kemiskinan dapat dikurangi salah satunya melalui koperasi. 


Keberadaan koperasi yang baik dianggap mampu membuat masyarakat menjadi lebih produktif. Saat ini, angka Kemiskinan pada Maret 2017 tercatat sudah sampai 27,77 juta orang atau 10,64 persen dari total penduduk Indonesia.


Angka tersebut bertambah 6,90 ribu orang dibandingkan dengan kondisi September 2016 yang sebesar 27,76 juta orang (10,70 persen). "Kita sepakat gap kemiskinan bisa dikurangi melalui koperasi. Bahwa koperasi itu menjadi suatu pilihan," ujarnya dalam diskusi di Kementerian Koperasi, Jakarta, Selasa (5/9).


Ia menjelaskan, jika beberapa puluh tahun silam, keberadaan koperasi cenderung dianggap lebih baik saat kuantitas melimpah. Namun pada kenyataannya, kuantitas tersebut tidak sesuai dengan apa yang seharusnya dicapai.


Meski demikian, saat ini keberadaan koperasi sudah semakin membaik. Perbaikan itu terjadi bukan pada kuantitas, melainkan kualitas dari koperasi itu sendiri.


"Perkembangan usaha meningkat. Sekarang saya lihat perkembangannya bukan dari jumlah koperasinya. Kalau saya 30 tahun itu laporan kinerja yang koperasinya meningkat. Tidak perlu kuantitas, yang penting kualitas meningkat," jelasnya.


"Peningkatan kualitas itu seperti anggota yang meningkat, kemudian aset triliunan, dengan koperasi terbatas, tapi berkualitas itu yang bisa membawa kita ke ekonomi berkeadilan," tandasnya.


Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore