Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 31 Agustus 2017 | 18.04 WIB

Dahsyatnya Badai Harvey Membuat WNI Harus Ikut Dievakuasi

Tim penyelamat di Houston bersama para warga yang diungsikan akibat badai Harvey - Image

Tim penyelamat di Houston bersama para warga yang diungsikan akibat badai Harvey

JawaPos.com - Badai Harvey telah memporak-porandakan Texas sejak pekan lalu. Hingga saat ini, kondisi cuaca di kawasan tersebut masih belum membaik. Berdasarkan laporan KJRI Houston, curah hujan di kawasan tersebut masih tinggi. Angin badai pun masih melanda Greater Houston dan wilayah sekitarnya. 



Kondisi tersebut membuat pemerintah setempat telah mengeluarkan kebijakan mandatory dan voluntary evacuation kepada warga Houston yang wilayahnya terkena banjir. Hingga 30 Agustus, sebanyak 30 ribu orang telah dievakuasi. Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal mengatakan, ada lebih dari 120 WNI yang tempat tinggalnya tergenang air sebagai akibat dari badai Harvey. 



Menurutnya, sebagian besar telah dievakuasi ke beberapa shelter setempat, gereja, masjid Indonesia, dan sebagian warga lainnya memilih untuk mengungsi ke rumah sesama WNI yang tidak jauh dari lokasi tempat tinggal mereka. KJRI juga memanfaatkan shelter yang ada di gedung KJRI untuk menampung WNI. 



"Hingga kemarin (Rabu), terdapat lima WNI yang ditampung di shelter KJRI. Mereka dalam perjalanan menuju kota lain dan terjebak badai," kata Iqbal kepada JawaPos.com, Kamis (31/8).



KJRI Houston telah membentuk Satgas Penanganan WNI Bencana Badai Harvey dengan melibatkan seluruh staf KJRI dan tokoh-tokoh masyarakat untuk memberikan bantuan kepada WNI selama dan pascabadai. Iqbal mengatakan, Menlu juga meminta agar KJRI Houston terus berkomunikasi dengan simpul-simpul WNI agar dapat memantau situasi WNI dari waktu ke waktu. 



Sementara itu, diaspora di wilayah kerja KJRI Houston  berupaya menghimpun dana untuk membantu masyarakat/diaspora Indonesia yang membutuhkan melalui media sosial Facebook gofundme.



Terkait dengan WNI yang menjadi korban bencana tersebut, Iqbal menuturkan, hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa WNI. "KJRI terus memantau situasi WNI dan mengidentifikasi jika terdapat bantuan yang dibutuhkan WNI dari KJRI," terangnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore