
Tim penyelamat di Houston bersama para warga yang diungsikan akibat badai Harvey
JawaPos.com - Badai Harvey telah memporak-porandakan Texas sejak pekan lalu. Hingga saat ini, kondisi cuaca di kawasan tersebut masih belum membaik. Berdasarkan laporan KJRI Houston, curah hujan di kawasan tersebut masih tinggi. Angin badai pun masih melanda Greater Houston dan wilayah sekitarnya.
Kondisi tersebut membuat pemerintah setempat telah mengeluarkan kebijakan mandatory dan voluntary evacuation kepada warga Houston yang wilayahnya terkena banjir. Hingga 30 Agustus, sebanyak 30 ribu orang telah dievakuasi. Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal mengatakan, ada lebih dari 120 WNI yang tempat tinggalnya tergenang air sebagai akibat dari badai Harvey.
Menurutnya, sebagian besar telah dievakuasi ke beberapa shelter setempat, gereja, masjid Indonesia, dan sebagian warga lainnya memilih untuk mengungsi ke rumah sesama WNI yang tidak jauh dari lokasi tempat tinggal mereka. KJRI juga memanfaatkan shelter yang ada di gedung KJRI untuk menampung WNI.
"Hingga kemarin (Rabu), terdapat lima WNI yang ditampung di shelter KJRI. Mereka dalam perjalanan menuju kota lain dan terjebak badai," kata Iqbal kepada JawaPos.com, Kamis (31/8).
KJRI Houston telah membentuk Satgas Penanganan WNI Bencana Badai Harvey dengan melibatkan seluruh staf KJRI dan tokoh-tokoh masyarakat untuk memberikan bantuan kepada WNI selama dan pascabadai. Iqbal mengatakan, Menlu juga meminta agar KJRI Houston terus berkomunikasi dengan simpul-simpul WNI agar dapat memantau situasi WNI dari waktu ke waktu.
Sementara itu, diaspora di wilayah kerja KJRI Houston berupaya menghimpun dana untuk membantu masyarakat/diaspora Indonesia yang membutuhkan melalui media sosial Facebook gofundme.
Terkait dengan WNI yang menjadi korban bencana tersebut, Iqbal menuturkan, hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa WNI. "KJRI terus memantau situasi WNI dan mengidentifikasi jika terdapat bantuan yang dibutuhkan WNI dari KJRI," terangnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
