
Konferensi pers gelaran lomba lari Rinjani 100 Km
JawaPos.com - Gelaran lomba lari Rinjani 100 Km yang akan digelar pada Mei mendatang bakal lebih meriah. Maklum saja, sudah ada 550 peserta dari 24 negara. Tentu, jumlah peserta itu sudah melebihi dari pelaksanaan Rinjani Ultra tahun lalu yang hanya mencapai 450 peserta dari 20 negara.
"Ini menunjukkan hal yang positif bagi pelaksanaan sport tourism khususnya event lari," beber Ketua KONI NTB (Nusa Tenggara Barat) Andy Hadianto saat jumpa pers seperti dilansir Lombok Pos (Jawa Pos Group).
Menurutnya, konsep sport tourism yang direncanakan dan terprogram dengan baik akan berdampak positif bagi daerah dan masyarakat. Memiliki potensi wisata yang indah dan menarik tentu menjadi nilai lebih bagi daerah. "Sekarang tinggal kita mengemasnya saja agar orang lain di luar lebih tertarik," imbuhnya.
Untuk itu, perlu adanya dukungan semua pihak. Dari masyarakat, pemerintah, hingga stakeholder di NTB. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB Hj Husnanidiaty Nurdin mengatakan, Undang-undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN), menjelaskan bahwa kegiatan semacam itu masuk dalam olahraga rekreasi.
Melalui event seperti itu, bukan hanya tujuan untuk olahraga rekreasi saja, bisa melahirkan atlet lari berkualitas. Sementara, Kepala Balai TNGR NTB Agus Budi Santoso mengatakan, event seperti itu harus digalakkan. Bila perlu, masuk agenda tahunan.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polda NTB dan Badan SAR Nasional (BASARNAS). Langkah itu untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para peserta.
Pelaksana Rinjani 100, Hendra Wijaya, mengatakan bahwa itu merupakan event yang paling berbeda. Berlari mendaki gunung Rinjani setinggi 100 kilometer pasti memberikan tantangan tersendiri.
Selama ini, pihaknya sering mengikuti event semacam ini di luar negeri. Hampir seluruh Asia dan beberapa negara di Eropa juga pernah dijajalnya. Namun, yang paling berkesan yaitu ketika berlari mendaki gunung rinjani.
"Saya pernah ikuti sekali saat Rinjani Ultra tahun lalu suasananya sangat indah. Pokoknya Rinjani 100 ini paling top di Asia. Tidak ada lain lagi yang lebih indah di sini. Sunrise akan kita dapatkan,” pungkasnya. (arl/r10/epr/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
