
Kawasan Surabaya Barat. (Dok Radar Surabaya/ JPG)
JawaPos.com – Proses pembebasan lahan untuk sejumlah proyek infrastruktur di Surabaya Barat dinilai harus segera dituntaskan. Jika tidak, harga tanah di kawasan itu akan semakin terkerek naik. Bahkan, spekulan disebut sudah mulai masuk untuk memborong tanah di lokasi-lokasi yang diproyeksikan terkena proyek pemerintah kota.
Dewan Pembina Asosiasi Real Estat Broker Indonesia (AREBI) Jatim Rudy Sutanto menjelaskan, tanah adalah sumber daya terbatas. Dalam sejarah, nilainya tidak pernah turun, justru selalu terkoreksi naik. Minimal ada koreksi 5 persen per tahun, meski kondisi pasar tidak terlalu baik.
"Kalau pasar membaik, kenaikannya bisa lebih tinggi," ungkapnya, Rabu (24/9).
Menurut Rudy, semakin lama pembebasan lahan molor, semakin besar pula anggaran yang harus disiapkan pemkot untuk mengganti rugi pemilik. Sebab, harga tanah di Surabaya Barat termasuk di kawasan Wiyung, Benowo, hingga jalur lingkar luar barat (JLLB), terus terkatrol. Apalagi kawasan ini sunrise area, berkembang pesat, dan sudah padat hunian.
Fenomena lain yang muncul adalah masuknya spekulan. Rudy mengakui, investor properti maupun pembeli dengan motif spekulasi sengaja membidik tanah yang masuk peta proyek Pemkot.
Principal Java Property CitraLand itu mengatakan, mereka membeli lahan dengan harga pasar atau di bawahnya, lalu menunggu saat pembebasan resmi dilakukan pemerintah. "Itu bisnis. Mereka menyebut diri investor properti, tapi praktiknya menunggu momentum pembebasan," ucapnya.
Rudy mencontohkan kawasan Benowo dan sekitarnya yang ramai hunian juga mulai dilirik spekulan. Mereka rela menahan aset hingga 10 tahun tanpa dibangun, hanya menunggu nilai jual meningkat. Beli sekarang, ditahan, nanti ketika proyek berjalan baru dilepas. Karena itu pola klasik spekulan.
Karena itu, Rudy menilai pemerintah kota perlu bergerak cepat. Selain demi menghemat biaya pembebasan, percepatan juga memberi kepastian kepada warga. "Masyarakat yang tanahnya masuk proyek juga menunggu. Semakin cepat dibebaskan, semakin jelas masa depan kawasan," pungkasnya.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
