Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 September 2025 | 21.37 WIB

Makin Lama Pembebasan Lahan Proyek Pemkot Makin Mahal Harga Tanah di Surabaya Barat, Spekulan Ambil Kesempatan

Kawasan Surabaya Barat. (Dok Radar Surabaya/ JPG) - Image

Kawasan Surabaya Barat. (Dok Radar Surabaya/ JPG)

JawaPos.com – Proses pembebasan lahan untuk sejumlah proyek infrastruktur di Surabaya Barat dinilai harus segera dituntaskan. Jika tidak, harga tanah di kawasan itu akan semakin terkerek naik. Bahkan, spekulan disebut sudah mulai masuk untuk memborong tanah di lokasi-lokasi yang diproyeksikan terkena proyek pemerintah kota.

Dewan Pembina Asosiasi Real Estat Broker Indonesia (AREBI) Jatim Rudy Sutanto menjelaskan, tanah adalah sumber daya terbatas. Dalam sejarah, nilainya tidak pernah turun, justru selalu terkoreksi naik. Minimal ada koreksi 5 persen per tahun, meski kondisi pasar tidak terlalu baik.

"Kalau pasar membaik, kenaikannya bisa lebih tinggi," ungkapnya, Rabu (24/9).

Menurut Rudy, semakin lama pembebasan lahan molor, semakin besar pula anggaran yang harus disiapkan pemkot untuk mengganti rugi pemilik. Sebab, harga tanah di Surabaya Barat termasuk di kawasan Wiyung, Benowo, hingga jalur lingkar luar barat (JLLB), terus terkatrol. Apalagi kawasan ini sunrise area, berkembang pesat, dan sudah padat hunian.

Fenomena lain yang muncul adalah masuknya spekulan. Rudy mengakui, investor properti maupun pembeli dengan motif spekulasi sengaja membidik tanah yang masuk peta proyek Pemkot.

Principal Java Property CitraLand itu mengatakan, mereka membeli lahan dengan harga pasar atau di bawahnya, lalu menunggu saat pembebasan resmi dilakukan pemerintah. "Itu bisnis. Mereka menyebut diri investor properti, tapi praktiknya menunggu momentum pembebasan," ucapnya.

Rudy mencontohkan kawasan Benowo dan sekitarnya yang ramai hunian juga mulai dilirik spekulan. Mereka rela menahan aset hingga 10 tahun tanpa dibangun, hanya menunggu nilai jual meningkat. Beli sekarang, ditahan, nanti ketika proyek berjalan baru dilepas. Karena itu pola klasik spekulan.

Karena itu, Rudy menilai pemerintah kota perlu bergerak cepat. Selain demi menghemat biaya pembebasan, percepatan juga memberi kepastian kepada warga. "Masyarakat yang tanahnya masuk proyek juga menunggu. Semakin cepat dibebaskan, semakin jelas masa depan kawasan," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore