
Ilustrasi pembangunan rumah sederhana. (Istinewa)
JawaPos.com - Mulai pulihnya perekonomian menyusul terkendalinya pandemi Covid-19 memberi peluang bagi dunia untuk mengembangkan bisnisnya. Meski resesi perekonomian masih menhantui perekonomian ke depan, tidak sedikit pelaku usaha mulai menyiapkan strategi untuk mendukung ekspansi bisnisnya.
Guna mendukung penyaluran kreditnya, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk serius menggarap Digital Mortgage Ecosystem atau Ekosistem Digital di sektor Properti. Inovasi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus berekspansi dalam menggarap kredit pemilikan rumah (KPR).
Data backlog perumahan tercatat sebesar 12,77 juta rumah merupakan potensi yang besar bagi pengembang dan perbankan dalam mendukung upaya untuk menekan backlog ini.
“Terima kasih kami ucapkan kepada pemerintah, dan Bank Indonesia yang terus memberikan dukungan sehingga BTN dapat menjalankan fungsi sebagai lokomotif penyaluran pembiayaan perumahan dengan baik,” ujar Dirut BTN Haru Koesmahargyo di acara HUT KPR ke 46 di Jakarta, Sabtu (10/12).
Selama perjalanannya dalam menyalurkan KPR baik subsidi maupun non subsidi, BTN telah mengucurkan pembiayaan hampir mencapai Rp 400 triliun dan mewujudkan rumah impian yang dimanfaatkan lebih dari 5 juta di Indonesia.
Dari total pembiayaan hampir Rp 400 triliun yang telah disalurkan, sekitar 56 persen atau sekitar Rp 219 triliun mengalir ke segmen KPR Subsidi, sementara sisanya mengalir ke segmen KPR non Subsidi dengan pangsa pasar KPR sekitar 39,4 persen per Juni 2022.
"Sektor perumahan adalah sektor yang resilient, tahan banting. Oleh sebab itu pada tahun-tahun mendatang Bank BTN akan berfokus untuk bertransformasi dantetap relevan dengan perkembangan zaman, serta perubahan perilaku konsumen yang mengalami transisi secara drastis sejak terjadinya pandemi covid-19," kata Haru
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, M. Zainal Fatah menyampaikan apresiasinya kepada BTN yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah untuk mengawal pembangunan nasional.
“Kementerian PUPR mengucapkan terimakasih kepada BTN yang terus bersama-sama bekerja keras menjalankan tugas pembangunan nasional lewat pembiayaan perumahan,” pungkas Fatah.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
