
Suasana pembangunan perumahaan Subsidi di Kawasan Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/2/2022). Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengevaluasi pembangunan perumahan melebihi satu jut
JawaPos.com - Perbaikan ekonomi domestik yang terus berlanjut menjadi momentum perbankan untuk menggenjot penyaluran kredit. Khususnya, kredit pemilikan rumah (KPR) seiring permintaan masyarakat akan hunian yang semakin meningkat.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menawarkan bunga KPR rendah dalam pameran perumahan Indonesia Properti Expo (IPEX) KPR BTN Merdeka 2022 di Jakarta Convention Center (JCC) yang berlangsung 13-21 Agustus. Yakni hanya 2,22 persen di tahun pertama. Bank pelat merah itu menargetkan potensi izin prinsip KPR mencapai Rp 2,5 triliun.
Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo menuturkan, permintaan rumah akan terus ada dan jumlahnya cukup besar. Terlihat dari kesenjangan akan permintaan dan kemampuan dalam penyediaan rumah bagi masyarakat.
"Indonesia Property Expo (IPEX) 2022 ini merupakan salah satu sarana untuk menjawab kebutuhan tersebut. (Memiliki) hunian layak dan terjangkau untuk semua," terangnya, Minggu (14/8).
Gelaran tersebut diikuti oleh 55 pengembang. Terdiri dari 11 pengembang subsidi dan 44 pengembang nonsubsidi
Ditambah, tujuh peserta dari penyedia pendukung perumahan dan pengembang non-asosiasi. Proyek yang dipasarkan mencapai lebih dari 300 proyek perumahan. Yang tersebar di seluruh Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya.
Haru berharap pameran ini mampu menyedot pengunjung lebih dari 55 ribu orang. Mengingat, Bank BTN memberikan bunga 2,22 persen di tahun pertama bagi masyarakat yang mengambil KPR selama IPEX 2022 berlangsung. Ditambah, penawaran gratis biaya provisi, administrasi, dan appraisal.
Bank BTN juga berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam memenuhi kebutuhan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui program sejuta rumah. Apalagi dengan right issue yang bakal dilakukan pada semester II 2022, tentu dapat memperluas ekspansi penyaluran pembiayaan rumah lebih besar lagi.
"Jumlah penyaluran pembiayaan rumah Bank BTN diharapkan akan menjadi lebih besar jika pada saatnya nanti Pemerintah menyetujui corporate action dalam rights issue yang direncanakan dapat dilaksanakan pada akhir tahun ini,” paparnya.
Dengan demikian, Bank BTN akan mampu menyalurkan pembiayaan rumah sekitar 1,5 juta unit rumah sampai dengan akhir tahun 2025. Angka tersebut naik hampir 8 kali lipat dari saat ini.
Sementara itu, pemerintah telah menyalurkan fasilitas KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 106.346 unit hingga 28 Juli 2022. Jumlah itu setara 53,2 persen dari target tahun ini. Pemerintah tengah mengupayakan penyediaan perumahan di kota-kota besar melalui skema hunian vertikal.
Dari sisi pembiayaan, perlu mekanisme kreatif untuk membantu MBR menjangkau perolehan satuan rumah susun (sarusun). Antara lain, skema sewa beli, pembiayaan kepemilikan bertahap (staircasing ownership), kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), dan optimalisasi dana FLPP.
"Skema-skema itu diharapkan dapat menjadi salah satu opsi pembiayaan untuk memperbesar penyaluran bantuan pembiayaan perumahan bagi MBR di perkotaan," jelas Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
