
Atap baja ringan SMK PUI Haurgeulis terbang diterjang puting beliung, Senin (2/1). Kholil Ibrohim/Radar Indramayu
JawaPos.com - Material baja ringan sorotan belakangan ini. Disinyalir baja ringan rawan terkena aliran listrik. Lantas baja ringan dianggap tidak aman terhadap konstruksi bangunan.
Menurut Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB), Iswandi Imran risiko tersengat aliran listrik bisa terjadi dengan material konstruksi apa saja. Bahkan material konstruksi dari kayu pun bisa menjadi konduktor listrik jika dalam kondisi basah.
Iswandi menilai adanya kesalahan dalam pemasangan instalasi kelistrikan, jika ada yang kesetrum. Apalagi aliran listrik itu bisa menimbulkan korban jiwa.
“Tak hanya baja ringan, semua jenis baja adalah konduktor listrik. Kayu juga kalau basah bisa dialiri listrik," kata Iswandi dalam keterangan yang diterima JawaPos.com, Kamis (30/1).
Sebagaimana diketahui, beberapa waktu viral di media sosial sebuah video yang mengevakuasi orang dari atas genteng rumah. Video itu menyebut bahwa orang yang dievakuasi tersengat aliran listrik yang mengalir melalui baja ringan. Pada rumah itu menggunakan baja ringan untuk konstruksi atapnya.
Iswandi mengatakan, agar kejadian serupa tidak terulang, kelistrikan di sebuah bangunan harus memiliki sistem proteksi yang sesuia dengan prosedur.
Guru Besar Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB itu menambahkan, agar peristiwa tidak terulang, harus ada perawatan secara berkala untuk kelistrikan di setiap bangunan.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Roll Former Indonesia (ARFI) Stephanus Koeswandi mengatakan, harus ada edukasi untuk konsumen dan aplikator baja ringan. Mereka harus sadar akan pentingnya pemasangan instalasi listrik yang sesuai standar.
“Baja ringan ada 3 hal yang perlu ditekankan. Pertama, bahannya harus benar, material harus benar. Kedua, desain baja ringan berbeda dengan kayu. Karena itu pemasangannya juga berbeda. Ketiga, pengerjaannya harus tepat. Artinya tukang baja ringan harus berstandar. Yah, harus tersertifikasi,” kata Stephanus.
Berikut cara mencegah risiko sengatan listrik dari atap baja ringan:

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
