
Ilustrasi pembangunan Bendungan yang salah satu manfaatnya sebagai energi pembangkit listrik (Istimewa)
JawaPos.com - Kemampuan daya tampung air menjadi permasalah yang hingga kini bisa dituntaskan. Ketersediaan daya tampung air dinilai masih jauh tertinggal dibanding negara-negara lain. Pemerintah pun terus melakukan pembangunan waduk dan bendungan guna meningkatkan kapasitas daya tampung air di Indonesia.
Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR Hari Suprayogi mengungkapkan bahwa kapasitas daya tampung air di Indonesia masih sekitar 50 m3 perkapita/tahun. Angka itu, kata dia, masih jauh tertinggal dari negara Asia Tenggara lainnya seperti Thailand.
Negari Gajah Putih tersebut memiliki daya tampung air sekitar 1.200 m3 perkapita/tahun. Artinya, Indonesia masih mengalami tertinggal sekitar 1.150 m3 perkapita/tahun dari Thailand. Untuk itu, pemerintah telah memprogramkan pembangunan 65 bendungan baru guna meningkatkan daya tampung air di Indonesia.
"Nanti 2023 selesai, baru (bisa mencapai) 95 meter kibik per kapita pertahun. Jadi, kita harus membangun tampungan dan waduk sebanyak mungkin. Potensi air kita cukup besar, sekitar 2,7 trilun meter kibik per tahun," kata Hari dalam puncak acara Hari Air Dunia XXVII di Situ Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/4).
Hari mengungkapkan bahwa 28 persen masyarakat Indonesia masih mengalami kesulitan terhadap akses air bersih. Mereka yang kesulitan mendapatkan air bersih banyak berasal dari kalangan marginal, yakni disabilitas, pengungsi, perempuan dan sebagainya.
Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) justru lebih mencolok. Data Susenas mencatat, tidak ada satu pun provinsi di daerah Indonesia memiliki akses terhadap air bersih sampai 100 persen.
"Target 100 persen harus kita capai. Semua harus mendapatkan akses air bersih. Jadi, kalau dia jaraknya (ngambil air) kurang dari 2 KM itu sudah dapat akses air. Kalau dia ngambil air jaraknya lebih dari 2 KM sama aja tidak dapat akses air," terangnya.
Untuk mencapai 100 persen air bersih di Indonesia, pihaknya meminta dukungan dari seluruh pihak untuk menjaga sumber daya air. Baik kuantitas maupun kualitasnya. Sebaliknya, masalah sampah, sedimen atau masalah-masalah lainnya harus diminimalisir oleh masyarakat.
"Siapa yang melaksanakan? kita semua, dari pemerintah, masyarakat, organisasi masyarakat juga, pelajar, semua lini," tuturnya.
Di sisi lain, Hari mengatakan, pemerintah juga telah membangun sekitar 65 waduk maupun situ-situ di daerah Indonesia. Anggaran yang telah dikeluarkan oleh pemerintah pun mencapai rP 39 trilun untuk SDA."Anggaran terus meningkat setiap tahun. Untuk SDA aja, Rp 39 triliun untuk 2019 . Itu untuk menyelesaikan tampungan-tampungan (air) yang ada berikut saluran irigasinya," pungkasnya.
Terpisah, menteri PUPR Basuki Hadimuljono mangajak kesadaran rakyat untuk ikut turut andil dalam peduli air bersih di Indonesia. Ke depannya, pihaknya berharap aksi nyata tidak berhenti sekadar penanaman pohon semata.
"Karena alam membutuhkan kita melakukan lebih dari itu. Kegiatan penanaman pohon harus diikuti dengan langkah merawat, menumbuhkan, menjaga dan memeliharanya. Mulai sekarang stop tanam pohon, mari kita mulai aksi tumbuhkan pohon," kata Basuki dalam keterangan yang dibacakan oleh Hari.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
