
Luke Rowe: sepanjang tahun 2017 tingkat serapan penjualan pasar kondominium berada di angka 63 persen.
JawaPos.com - Lembaga konsultan properti Jones Lang LaSalle menyatakan, meskipun tahun 2017 merupakan tahun penuh dengan tantangan bagi industri properti, namun aktivitas penjualan pasar kondominium atau kamar apartemen masih stabil.
Head of Residential, Luke Rowe menyebut, sepanjang tahun 2017 tingkat serapan penjualan pasar kondominium berada di angka 63 persen. “Permintaan terbesar berasal dari pasar kondominium kelas menengah dan menengah kebawah,” ujarnya di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (7/2).
Luke menjelaskan, produk kondominium masih menarik berkat inisiatif dari pengembang yang cenderung memanfaatkan akses transportasi sebagai andalan seperti LRT dan MRT untuk menambah daya tarik. Menurutnya, akses transportasi yang kuat dapat menjadi faktor penentu utama masyarakat memilih hunian. Produk apartemen yang berdekatan dengan infrastruktur pendukung. Misalnya kereta dan MRT menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen dalam menentukan pilihan.
“Pengembang masih tetap aktif untuk meluncurkan proyek-proyek terbarunya. Terutama untuk kelas kebawah dengan konsentrasi proyek yang berada di area Jakarta Barat dan Timur,” tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
