
Ilustrasi pembangunan perumahan yang membutuhkan dukungan pembiayaan
JawaPos.com - Pemerintahan era Joko Widodo saat ini bercita-cita semua kebutuhan perumahan masyarakat dapat terpenuhi. Maka pemerintah saat ini tengah menggenjot akses Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) agar bisa memiliki perumahan yang layak.
Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riswinandi mengatakan, pihaknya memberikan solusi agar para bankir dapat turut menerbitkan instrumen investasi Efek Beragunan Aset berbentuk surat Partisipasi (EBA-SP).
Menurutnya, lewat sekuritisasi ini dilakukan agar bank yang merupakan Badan Usaha Milik negara (BUMN) tersebut bisa mendapatkan tambahan modal untuk membangun proyek perumahan, khususnya dalam rangka menyukseskan program sejuta rumah.
Riswinandi mengungkapkan, angka penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) industri keuangan baik bank maupun non-bank mencapai Rp 383 triliun. Namun dari jumlah tersebut baru sedikit bank yang melalukan sekuritisasi melalui instrumen investasi Efek Beragunan Aset berbentuk surat Partisipasi (EBA-SP) yaitu sebesar Rp 2,7 triliun.
“Jumlah ini kurang dari 1 persen dari jumlah kredit KPR yang disampaikan," ungkap Riswinandi, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/2/2018).
Ia menambahkan bahwa dari Rp 2,7 triliun dana EBA-SP yang disalurkan, penyerap terbesar ialah dana pensiun yakni 45,2 persen, kemudian diikuti oleh PT (SMF) 40,3 persen dan perusahaan penjaminan. Sementara itu sisanya 14,5 persen diperoleh dari kontribusi perbankan dan asuransi yayasan.
"Dari sisi kelembagaan baru bank BNI, BTN, dan Mandiri. Mudah-mudahan dari perbankan lainnya bisa memikiran untuk memanfaatkan ini," tuturnya.
Sementara, Senior Vice President Head of Securitization & Loan Purchase Program SMF Sid Kusuma memandang terdapat potensi besar industri perbankan Indonesia dalam sekuritisasi.
"Jadi kalau dilihat dari perbankan kita, ada beberapa bank yang cukup besar, yang mempunyai suasible KPR-KPR, yang kami lihat bisa disekuritisasi, ini merupakan benefit bagi bank-bank tersebut,” imbuhnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
