Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 November 2025 | 23.18 WIB

Brady Melbourne Property Group Berpengalaman Lebih Dari 30 Tahun! Jaminan Purna Jual Garansi Aman Investor Lokal di Surabaya

Brady Group kembali menyapa investor Surabaya dengan memboyong proyek unggulannya, Apartemen 380 Melbourne. (IST) - Image

Brady Group kembali menyapa investor Surabaya dengan memboyong proyek unggulannya, Apartemen 380 Melbourne. (IST)

JawaPos.com — Brady Group kembali menyapa investor Surabaya dengan memboyong proyek unggulannya, Apartemen 380 Melbourne, sekaligus menghadirkan layanan purna jual lengkap untuk pembeli asal Indonesia. Pengalaman lebih dari 30 tahun membuat pengembang asal Melbourne ini yakin bisa menjawab kebutuhan pasar Surabaya yang dikenal dinamis dan berdaya beli tinggi.

Pasar properti Melbourne tengah berada di fase positif yang menarik perhatian investor global termasuk Indonesia.

Stabilitas pasar, kepastian hukum, serta tren permintaan yang terus meningkat membuat kota ini menjadi tujuan utama bagi warga Surabaya yang ingin berinvestasi di luar negeri.

Apartemen 380 Melbourne hadir di lokasi yang sangat strategis di pusat Melbourne CBD.

Banyak orang tua dari Surabaya mencari hunian untuk anaknya saat kuliah dan proyek ini disebut menjadi pilihan utama karena berada dekat kampus besar seperti University of Melbourne, RMIT, dan Victoria University.

Vincent selaku Senior Sales Executive dari Brady Group Indonesia menegaskan ketertarikan pasar Surabaya sudah terlihat sejak beberapa tahun lalu.

“Yang pertama karena dari histori customer kita sih Pak, memang banyak customer kita yang sudah menjadi klien Brady saat ini sudah beli apartemen kita di Melbourne dan itu berasal dari Surabaya,” ujar Vincent kepada JawaPos.com, Selasa (18/11/2025).

Kondisi itu membuat Brady Group rutin kembali ke Surabaya untuk menggelar pameran empat kali setiap tahun.

“Kenapa kita adakan lagi pameran di Surabaya, memang bisa dibilang pameran tahunan kita ya, dan kita pasti dalam satu tahun empat kali kita adakan pameran di Surabaya," ujar Vincent.

Permintaan sewa yang sangat tinggi turut menjadi alasan kuat bagi investor Surabaya. Tingkat okupansi properti di Melbourne mencapai 98,5 persen dan menunjukkan pasar yang sangat ketat sehingga pemilik unit berpotensi menikmati pendapatan sewa yang stabil.

Kenaikan harga properti juga memberi prospek cerah bagi pembeli. Data Corelogic menunjukkan kenaikan 6,9 persen sejak awal tahun dan diproyeksi masih akan tumbuh 7,1 persen pada tahun finansial 2026–2027 menurut KPMG.

Legalitas kepemilikan properti di Australia menjadi daya tarik lain yang membuat investor merasa aman.

Vincent menegaskan keterbukaan Australia terhadap kepemilikan asing memberi ruang luas bagi warga Indonesia.

“Secara general kepemilikan properti di Australia itu memang diperbolehkan secara resmi," lanjutnya.

Ia melanjutkan status legalitas sangat kuat. “Jadi legalitasnya sudah pasti terjamin kemudian itu sudah dijamin oleh negaranya juga dan kita juga membayar pajak untuk itu," sambungnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore