
Brady Group kembali menyapa investor Surabaya dengan memboyong proyek unggulannya, Apartemen 380 Melbourne. (IST)
JawaPos.com — Brady Group kembali menyapa investor Surabaya dengan memboyong proyek unggulannya, Apartemen 380 Melbourne, sekaligus menghadirkan layanan purna jual lengkap untuk pembeli asal Indonesia. Pengalaman lebih dari 30 tahun membuat pengembang asal Melbourne ini yakin bisa menjawab kebutuhan pasar Surabaya yang dikenal dinamis dan berdaya beli tinggi.
Pasar properti Melbourne tengah berada di fase positif yang menarik perhatian investor global termasuk Indonesia.
Stabilitas pasar, kepastian hukum, serta tren permintaan yang terus meningkat membuat kota ini menjadi tujuan utama bagi warga Surabaya yang ingin berinvestasi di luar negeri.
Apartemen 380 Melbourne hadir di lokasi yang sangat strategis di pusat Melbourne CBD.
Banyak orang tua dari Surabaya mencari hunian untuk anaknya saat kuliah dan proyek ini disebut menjadi pilihan utama karena berada dekat kampus besar seperti University of Melbourne, RMIT, dan Victoria University.
Vincent selaku Senior Sales Executive dari Brady Group Indonesia menegaskan ketertarikan pasar Surabaya sudah terlihat sejak beberapa tahun lalu.
“Yang pertama karena dari histori customer kita sih Pak, memang banyak customer kita yang sudah menjadi klien Brady saat ini sudah beli apartemen kita di Melbourne dan itu berasal dari Surabaya,” ujar Vincent kepada JawaPos.com, Selasa (18/11/2025).
Kondisi itu membuat Brady Group rutin kembali ke Surabaya untuk menggelar pameran empat kali setiap tahun.
“Kenapa kita adakan lagi pameran di Surabaya, memang bisa dibilang pameran tahunan kita ya, dan kita pasti dalam satu tahun empat kali kita adakan pameran di Surabaya," ujar Vincent.
Permintaan sewa yang sangat tinggi turut menjadi alasan kuat bagi investor Surabaya. Tingkat okupansi properti di Melbourne mencapai 98,5 persen dan menunjukkan pasar yang sangat ketat sehingga pemilik unit berpotensi menikmati pendapatan sewa yang stabil.
Kenaikan harga properti juga memberi prospek cerah bagi pembeli. Data Corelogic menunjukkan kenaikan 6,9 persen sejak awal tahun dan diproyeksi masih akan tumbuh 7,1 persen pada tahun finansial 2026–2027 menurut KPMG.
Legalitas kepemilikan properti di Australia menjadi daya tarik lain yang membuat investor merasa aman.
Vincent menegaskan keterbukaan Australia terhadap kepemilikan asing memberi ruang luas bagi warga Indonesia.
“Secara general kepemilikan properti di Australia itu memang diperbolehkan secara resmi," lanjutnya.
Ia melanjutkan status legalitas sangat kuat. “Jadi legalitasnya sudah pasti terjamin kemudian itu sudah dijamin oleh negaranya juga dan kita juga membayar pajak untuk itu," sambungnya.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
