Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 April 2022 | 09.41 WIB

Setelah Harga Rp 1 Miliaran, Kini Rumah Rp 3 Miliaran Dominasi Pasar

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Produk yang diincar konsumen properti kembali bergeser. Setelah pasar rumah kisaran Rp 1 miliar mendominasi, tahun ini segmen menengah ke atas atau harga di atas Rp 3 miliar tumbuh lagi.

Selama kuartal I, pihaknya menyatakan bahwa antusiasme konsumen masih besar. Di kawasan CitraLand, penjualan tercatat 40 persen dari total target tahunan. Bahkan, di CitraLand Utara (CLU), realisasinya sudah mencapai 50 persen dari target 2022.

Associate Director Ciputra Development Tbk Hendra Lauw mengungkapkan, penjualan rumah segmen menengah mulai terkerek. Secara unit, penjualan rumah seharga Rp 3 miliar ke atas sudah menyerap 30–35 persen.

Memang, jika dibandingkan dengan rumah kisaran Rp 1 miliar–Rp 2 miliar yang masih berkontribusi 60 persen, angka tersebut masih jauh. "Sales rumah mewah meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu," ungkapnya dalam pembukaan clubhouse di Cluster Oakwood CitraLand Surabaya kemarin (17/4).

Sebelumnya, Chief Executive Officer PropNex Indonesia Luckyanto menyampaikan, tren penjualan properti tahun lalu bergeser. Selama 2021, penjualan pasar primary (rumah baru) sudah menyerap 30 persen dari total penjualan perseroan Rp 2 triliun.

Sisanya, 70 persen, masih diserap pasar secondary (rumah bekas). Kontribusi rumah baru tersebut sudah turun jika dibandingkan dengan market share pasar secondary selama 2020, yakni 90 persen.

Tahun ini dia menyatakan bahwa kinerja penjualan properti masih meroket. Terutama selama semester pertama.

Sebab, ada program pengungkapan sukarela (PPS) hingga Juni. Kebijakan itu mendorong investor kakap kembali muncul.

"Sejak wacana PPS diungkapkan Ibu Sri Mulyani tahun lalu, banyak klien kami yang mencari properti ke segmen menengah atas," ungkapnya.

Senada, General Manager Marketing Pakuwon Group Hario Utomo mengakui, penjualan rumah segmen menengah ke atas memang kembali menggeliat tahun ini. Banyak di antara mereka yang akhirnya menarik aset ke dalam negeri. Selain PPS, faktor krisis geopolitik di Eropa Timur juga menjadi penggerak.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore