Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 Desember 2023 | 19.03 WIB

Stasiun KRL Bojonggede Punya Sky Bridge, Pembangunan Pakai APBN Rp 18,33 Miliar

 
 

Sky Bridge atau Jembatan Penyebrangan Layang yang menghubungkan Stasiun Kereta Rel Listrik KRL Bojonggede, dengan Terminal Tipe C di Kabupaten Bogor telah diresmikan Menteri Perhubungan Budi Karya

 
JawaPos.com - Sky Bridge atau Jembatan Penyebrangan Layang yang menghubungkan Stasiun Kereta Rel Listrik KRL Bojonggede, dengan Terminal Tipe C di Kabupaten Bogor telah diresmikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pada Sabtu (9/12) kemarin.
 
Jembatan yang memiliki panjang 243 meter dan lebar 3 meter ini, dibangun oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menggunakan dana APBN sebesar Rp. 18,33 Miliar.
 
“Pembangunan ini dilakukan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor yang membantu pembebasan lahan. Adapun pembangunannya telah dilakukan mulai tahun 2022 s.d 2023,” kata Menhub dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (10/12).
 
Menhub menjelaskan, kehadiran jembatan ini akan memudahkan masyarakat untuk mengakses transportasi massal. Terlebih, pengguna KRL di Bojong Gede jumlahnya sangat masif karena melayani sekitar 70 ribu penumpang per harinya.
 
Untuk diketahui, Stasiun Bojonggede merupakan stasiun commuter terpadat ke-4 di Jabodetabek setelah Stasiun Tanah Abang, Stasiun Bogor, dan Stasiun Bekasi.
 
 
“Kehadiran jembatan ini membuat perjalanan lebih tertib, nyaman, dan berkeselamatan. Kita harapkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi massal di daerah Bojonggede dan sekitarnya semakin meningkat,” jelas Menhub.
 
Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala BPTJ Suharto menjelaskan akan terus berkolaborasi dengan Pemkab Bogor untuk mengembangkan Skybridge dengan konsep Transit Oriented Development (TOD)/Kawasan Berorientasi Transit.
 
Ia mengatakan setelah diresmikan, jembatan ini diserahterimakan untuk dikelola pemerintah kabupaten bersama dengan PT. Kereta Commuter Indonesia. “Pada kesempatan kali ini juga diserahkan 35 unit shelter/halte, untuk mendukung pengoperasian angkutan umum di kota bogor dengan skema Buy The Service (BTS) BISKITA Transpakuan Bogor,” ujar Suharto.
 
Untuk diketahui, dengan pengoperasian skybridge ini, pengguna KRL dari arah sisi selatan atau dari arah Jl. Raya Bojonggede tak lagi keluar masuk di pintu stasiun yang ada di pinggir jalan yang seringkali menimbulkan kemacetan.
 
Aksesnya dialihkan menggunakan Skybridge dari arah terminal ke Stasiun KRL Bojonggede dan sebaliknya, yang menempuh waktu sekitar 3 menit untuk sekali melintas.
 
 
 
 

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore