Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Desember 2018 | 02.09 WIB

Yusril Hadir di Istana Bogor, Ini yang Diobrolin sama Jokowi

Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra saat berbincang dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor. - Image

Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra saat berbincang dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor.


JawaPos.com - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra akhirnya angkat suara soal hubungan partainya dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia menolak dianggap sebagai bagian dari oposisi.


"Sebenarnya enggak berseberangan. Pak jokowi pasti paham bahwa kadang-kadang ada kritik disampaikan tapi semua itu dengan niat yang baik, tapi juga kritik yang konstruktif. Bukan asal kritik tanpa alasan," kata Yusril usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Jumat (30/11).


Pada pertemuan itu, keduanya membahas banyak hal, termasuk yang terkait ketatanegaraan. Bahkan, lanjut Yusril yang juga pengacara pasangan Capres-Cawapres 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, karena kritik disampaikan dengan niat yang baik, Presiden ketujuh RI itu pun mendengar dan mempertimbangkannya.


"Banyak yang bukan kritik, tapi suatu saran bagaimana menghadapi persoalan-persoalan hukum, baik beliau tanya maupun beliau tidak tanya ya saya sampaikan," ujar Yusril.


Lebih lanjut Yusril juga menuturkan, soal dukunganya pada Jokowi di Pilpres 2019. "Insyaallah, 'kan sudah sama-sama, tapi (pernyataan dukungan) itu nanti Januari akan ke sana arahnya," kata Yusril.


Diketahui, Yusril yang sejak awal November 2018 menjadi pengacara bagi Pasangan Calon Presiden/Wakil Presiden RI Joko Widodo/Ma'ruf Amin itu diterima langsung oleh Presiden Jokowi yang didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno.


"Insyaallah, nanti akan diputuskan pada bulan Januari. Kemarin kami sudah melakukan pertemuan dengan 24 wilayah. Pada umumnya semua itu memahami langkah yang kami tempuh, dan juga memahami apa yang saya laksanakan selama ini," tambah Yusril.


PBB rencananya akan melaksakanan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada bulan Januari 2019. Ini untuk menentukan sikap politik partai di Pilpres.


"Jadi, tidak seperti yang dikemukaknan dalam banyak media sosial yang seolah-olah dibuat antagonis seperti itu. Akan tetapi, kenyataannya tidak demikian. Kami dengan Pak Jokowi ini baik-baik saja, ketawa-ketawa saja," kata Yusril sambil tertawa.


Presiden Joko Widodo yang ada di sampingnya saat menyampaikan keterangan pers juga ikut tertawa mendengar pernyataan Yusril.


"Saya dengan beliau ini sudah kenal lama saat wali kota sudah kenal baik. Saat menjadi gubernur juga saya sering ketemu, malah saya pernah ke rumah Prof. Yusril. Jadi, menurut saya, dengan beliau ini kawan dan sahabat yang akrab dan baik," kata Presiden Joko Widodo.


Dalam pertemuan itu, Presiden mengaku bicara soal sejumlah urusan ketatanegaraan. "Ya, berbicara banyak mengenai negara, terutama ketatanegaraan," tambah Presiden.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore