
Petugas Badan Penanggulangan Bencana berusaha mematikan kobaran api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan. (Bakom RI/Antara)
JawaPos.com - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengapresiasi langkah tegas Bareskrim Polri dalam menangani kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatera. Hal ini setelah Polri menetapkan 72 tersangka dalam kasus karhutla yang menimpa sejumlah wilayah di berbagai wilayah di Indonesia.
Menurut Habiburokhman, penegakan hukum terhadap karhutla tidak cukup hanya dengan menangkap pelaku yang berada di lapangan. Aparat penegak hukum juga perlu mengusut pihak yang berada di balik aksi pembakaran, termasuk aktor utama dan pihak yang memperoleh keuntungan secara finansial dari kerusakan lahan.
"Kami di Komisi III DPR RI mengapresiasi langkah tegas dan komitmen Bareskrim Polri yang tidak hanya menindak pelaku pembakar di lapangan, tetapi juga berkomitmen mengejar aktor utama dan pihak-pihak yang mengeruk keuntungan finansial dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan dan Sumatera," kata Habiburokhman kepada wartawan, Senin (24/8).
Ia menilai, pengusutan hingga ke pihak yang menjadi pengendali maupun modal merupakan bagian penting untuk memutus mata rantai kejahatan karhutla. Selama ini, pelaku yang tertangkap di lapangan tidak jarang hanya menjalankan perintah atau bekerja untuk pihak tertentu.
"Para pelaku di lapangan sering kali hanya menjadi korban atau pekerja, sementara dalang korporasi maupun pemodal yang meraup untung dari lahan yang hangus kerap tidak tersentuh. Pendekatan follow the money dan penindakan tegas tanpa pandang bulu ini sejalan dengan agenda reformasi penegakan hukum yang berkeadilan," tegasnya.
Selain mengapresiasi aspek penindakan, kata Habiburokhman, pihaknya juga menyoroti upaya pencegahan yang dilakukan Polri. Salah satunya melalui pembangunan infrastruktur pengendalian air di wilayah yang dinilai rawan karhutla.
Habiburokhman menyebut jajaran Polri telah membangun 1.296 embung dan 834 sekat kanal di berbagai lokasi rawan kebakaran. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan bahwa penanganan karhutla tidak hanya mengandalkan pendekatan represif.
"Selain langkah represif, kami juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap langkah pencegahan proaktif yang dilakukan jajaran Polri, khususnya pembangunan 1.296 embung dan 834 sekat kanal di berbagai titik rawan karhutla," ucapnya.
Ia menilai pembangunan sarana tersebut menjadi bentuk konkret pelaksanaan instruksi Presiden Prabowo Subianto agar seluruh jajaran pemerintah bergerak maksimal dalam mencegah dan menangani karhutla.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
