
Endang Tirtana. (Dok. Pribadi)
Oleh: Endang Tirtana
POLRI hari ini terus bertransformasi dalam menjalankan perannya di tengah berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Transformasi tersebut menunjukkan bahwa kehadiran kepolisian di tengah rakyat memiliki dimensi yang semakin luas dan berdampak.
Di samping menjalankan tugas utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta menegakkan hukum, Polri juga hadir dalam berbagai program strategis pemerintah, seperti penguatan ketahanan pangan, pemenuhan gizi, pembangunan infrastruktur, hingga kegiatan sosial lainnya.
Keterlibatan tersebut pada hakikatnya merupakan bagian dari upaya menciptakan kondisi masyarakat yang lebih aman, tertib, dan produktif.
Salah satu gambaran nyata dari peran sosial Polri terlihat dalam pembangunan dan revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi. Jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 19,2 kilometer dan menghubungkan 1.314 desa. Kehadiran jembatan tidak hanya dimaknai sebagai pembangunan fisik, tetapi jalan yang membuka akses sosial ekonomi, serta sarana mobilitas masyarakat.
Semangat untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat juga tercermin melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi, sebuah program pengabdian dan aksi sosial yang dilaksanakan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Riau. Kegiatan ini diarahkan untuk menjangkau masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), termasuk kawasan pesisir yang memiliki keterbatasan akses.
Peran Polri dalam isu sosial juga terlihat dalam penguatan ketahanan pangan dan pemenuhan gizi yang berhasil membangun 1.415 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pada Februari 2026, Presiden memberikan penghargaan kepada 70 tokoh penggerak gizi dan ketahanan pangan nasional.
Presiden juga memberikan apresiasi atas capaian Polri dalam menjaga keamanan nasional, termasuk keberhasilan mempertahankan kondisi tanpa insiden terorisme dalam beberapa tahun terakhir. Capaian tersebut tidak terlepas dari kemampuan deteksi dini, pencegahan, penindakan, serta koordinasi dengan berbagai lembaga. Berbagai peran tersebut menunjukkan semakin kuatnya wajah sosial Polri di tengah masyarakat.
Kendati demikian, perluasan peran sosial tersebut juga perlu dilihat lebih dalam. Semakin luas ruang kehadiran Polri di tengah masyarakat, semakin penting pula memastikan batas kewenangan, profesionalitas, dan akuntabilitas tetap terjaga. Keterlibatan dalam berbagai program sosial tidak boleh membuat fungsi utama Polri sebagai penegak hukum menjadi kabur.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Aris Sebut Dua Apartemennya Dipakai Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier Berselingkuh
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022