Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Juni 2026 | 23.44 WIB

Kepercayaan Publik Terhadap Polri Meningkat, Komisi III DPR Catat 3 Hal Penting

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman. (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri semakin meningkat. Berdasar hasil survei terbaru yang dilakukan oleh Litbang Kompas, angka kepercayaan masyarakat kepada Korps Bhayangkara berada pada angka 82,4 persen. Menurut Komisi III DPR sebagai mitra kerja kepolisian, setidaknya ada 3 hal yang membuat publik semakin percaya.

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan buah kerja Polri di bawah komando Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Menurut dia, angka tersebut bukan statistik belaka, melainkan sebagai buktinya bahwa kerja-kerja personel kepolisian di seluruh Indonesia dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

”Angka kepercayaan publik sebesar 82,4 persen ini bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan bukti riil yang dirasakan langsung oleh masyarakat di lapangan,” ucap dia kepada awak media pada Jumat (26/6).

Politisi Partai Gerindra itu pun mengungkap 3 hal yang membawa Polri meraih kepercayaan publik. Pertama, kata Habiburokhman, Polri semakin profesional dalam melaksanakan tugasnya. Dia menyebut, dedikasi tinggi ditunjukkan oleh seluruh personel kepolisian, dari level Mabes Polri sampai tataran bhabinkamtibmas yang menjadi ujung tombak di desa-desa. 

”Mereka hadir saat masyarakat membutuhkan, dan publik melihat serta merasakan kerja keras itu,” ujarnya. 

Kedua, Komisi III yang setiap hari mengikuti dan mengamati setiap gerak-gerik Polri melihat ada pendekatan humanis yang semakin kental. Menurut Habiburokhman, polisi saat ini tidak melulu menggunakan cara-cara represif dalam penegakan hukum. Pendekatan persuasif, solutif, dan mengayomi sudah mulai terasa dalam proses penegakan hukum. 

”Polisi kini lebih dekat, lebih ramah, dan lebih cepat merespons aduan warga. Perubahan kultur ini yang membuat masyarakat merasa aman dan nyaman,” kata dia.

Terakhir yang ketiga, Habiburokhman menyatakan bahwa Jenderal Sigit sebagai kapolri mampu mengimplementasikan visi presisi dengan baik. Sehingga visi tersebut tidak sebatas jargon semata. Polri benar-benar melakukan reformasi internal dan mengupayakan peningkatan layanan publik di semua lini kewenangan kepolisian.

”Tentu saja, capaian 82,4 persen ini jangan membuat jajaran kepolisian cepat berpuas diri. Jadikan hasil survei ini sebagai vitamin dan motivasi untuk terus mempertahankan prestasi, memperbaiki kekurangan yang masih ada, dan terus konsisten menjadi pelindung serta pengayom masyarakat Indonesia. Komisi III akan selalu mendukung penuh langkah-langkah positif Polri ke depan,” bebernya. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore