Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 Juni 2026 | 18.38 WIB

Hari Lahir Pancasila, Prabowo Soroti Ketimpangan Pertumbuhan Ekonomi

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan amanat dalam Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kompleks Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Jakarta Pusat, Senin (1/6). (Istimewa) - Image

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan amanat dalam Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kompleks Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Jakarta Pusat, Senin (1/6). (Istimewa)

JawaPos.com – Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen pemerintahan menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 sebagai momentum untuk melakukan refleksi terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi bangsa Indonesia. Menurutnya, meskipun perekonomian Indonesia terus mencatat pertumbuhan dalam beberapa dekade terakhir, manfaatnya belum dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

Prabowo menekankan pentingnya sikap jujur dalam menilai kondisi bangsa saat ini. Ia menilai masih terdapat berbagai kelemahan yang perlu diakui dan diperbaiki bersama, termasuk terkait pemerataan hasil pembangunan ekonomi.

"Marilah kita selalu jujur kepada diri kita sendiri, kita harus mengakui kelemahan-kelemahan dan kesulitan-kesulitan yang kita hadapi. Selama beberapa dasawarsa terakhir, Indonesia ekonominya memang tumbuh. Tapi apakah pertumbuhan itu sudah merata?" kata Prabowo dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kompleks Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Jakarta Pusat, Senin (1/6).

Prabowo turut mempertanyakan sejauh mana pertumbuhan ekonomi tersebut telah memberikan manfaat yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

"Sudah dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia secara adil? Marilah kita jujur melihat kenyataan yang kita hadapi sekarang," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menguraikan besarnya potensi sumber daya alam yang dimiliki Indonesia. Ia menyebut Indonesia sebagai salah satu negara penghasil berbagai komoditas strategis yang dibutuhkan dunia, terutama dalam mendukung perkembangan teknologi modern.

"Kita memiliki sumber daya alam yang luar biasa, kita sudah mengerti kekayaan kita luar biasa. Kita salah satu produsen terbesar komoditas-komoditas penting yang dibutuhkan dunia modern, yang dibutuhkan oleh teknologi tinggi," ucap Prabowo.

Menurutnya, Indonesia memiliki posisi penting dalam rantai pasok global karena menjadi produsen berbagai mineral dan komoditas unggulan.

"Kita salah satu produsen terbesar mineral-mineral penting: tembaga, timah, emas, logam tanah jarang. Kita produsen kelapa sawit, batu bara, nikel. Komoditas-komioditas pertanian lainnya yang sangat penting," tutur dia.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore