
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono. (Istimewa)
JawaPos.com – Dukungan terhadap Muhammad Mardiono untuk kembali menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2025–2030 semakin menguat. Kali ini, giliran jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP se-Solo Raya yang menyatakan dukungan.
“Kami di Solo Raya sudah sepakat, apa pun risikonya, tetap mendukung Pak Mardiono untuk memimpin PPP lima tahun ke depan,” ujar Ketua DPC PPP Sukoharjo, Dablek Suronagoro dalam keterangan tertulisnya.
Menurutnya, dukungan ini tidak muncul begitu saja. Mardiono dinilai sebagai kader tulen PPP yang sudah lama berkontribusi bagi partai, memiliki dedikasi tinggi, dan memahami betul dinamika internal partai hingga akar rumput.
“Beliau sudah membuktikan kemampuannya memimpin di masa transisi, membawa partai tetap solid, dan fokus pada penguatan basis di daerah,” tegasnya.
Dablek juga memastikan bahwa mayoritas DPC PPP di Jawa Tengah sudah menyatakan dukungan untuk Mardiono.
“Di Jateng, suara DPC mayoritas solid untuk Pak Mardiono. Jadi kalau ada perbedaan di tingkat provinsi, suara akar rumput di DPC akan jadi penentu utama,” pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
