
Jumlah pendaki Gunung Semeru mencapai 600 orang per hari menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2018.
JawaPos.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyampaikan Februari 2024 merupakan puncak musim hujan tahun ini, yang dinilai berbahaya bagi masyarakat maupun wisatawan yang melakukan pendakian ke gunung, karena berisiko tersambar petir maupun potensi bahaya alam lainnya.
"Berdasarkan prediksi BMKG bahwa bulan Februari adalah puncaknya musim hujan, agar menunda dulu pendakian mengingat cuaca ekstrem ini sangat membahayakan bagi para pendaki," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Garut Daris Hilman saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Minggu, (25/2)
Ia menuturkan, selama beberapa hari ke belakang seringkali terjadi hujan dengan intensitas tinggi merata di Kabupaten Garut dan menyebabkan beberapa kejadian bencana alam seperti banjir dan longsor.
Selain itu, kata dia, saat musim hujan seringkali terjadi petir yang bisa membahayakan masyarakat apabila berada di ruang terbuka. Apalagi di gunung dengan ketinggian lebih dari 2.000 mdpl.
"Suhu dingin dan suhu panas yang bisa memantik menjadikan banyaknya petir," katanya.
Ia menyampaikan peringatan bahaya melakukan pendakian ke gunung itu setelah adanya kejadian seorang pendaki asal Banten yang tewas tersambar petir saat berteduh di pohon jalur pendakian Gunung Cikuray, Garut, Sabtu (24/2).
Adanya kejadian itu, kata dia, menjadi peringatan bagi masyarakat, terutama pendaki untuk tidak melakukan pendakian selama musim penghujan atau saat status siaga darurat hidrometeorologi.
Ia menambahkan potensi ancaman petir di gunung lebih tinggi dengan kondisi yang saat ini banyak lahan terbuka, sehingga memungkinkan berisiko tersambar petir bagi orang yang berada di tempat itu.
"Banyaknya gunung-gunung tinggi yang sudah mulai terbuka ini memungkinkan terjadinya sambaran petir," kata Daris.
Sebelumnya hujan deras disertai petir terjadi di wilayah Garut pada Sabtu (24/2) menyebabkan seorang pendaki tersambar petir di Gunung Cikuray, Kecamatan Cilawu, Garut.
Korban melakukan pendakian dengan lima rekannya, ketika di perjalanan turun hujan kemudian berteduh di bawah pohon, namun tiba-tiba petir menyambar salah seorang pendaki Akbar (22), laki-laki warga Kampung Kaum, Malingping Utara, Kabupaten Lebak, Banten.
Kabupaten Garut merupakan daerah yang memiliki destinasi wisata pendakian gunung, diantaranya yang cukup dikenal dan ramai dikunjungi pendaki yakni Gunung Cikuray di Kecamatan Cilawu, Gunung Guntur di Kecamatan Tarogong Kaler, dan Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
