Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Januari 2024 | 02.48 WIB

Benny Berharap Seluruh Prajurit TNI Selalu Ingat Pesan Jenderal Sudirman

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Barisan Rakyat Indonesia Kawal Demokrasi (Barikade) 98 Benny Rhamdani.

JawaPos.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Barisan Rakyat Indonesia Kawal Demokrasi (Barikade) 98 Benny Rhamdani berharap, seluruh prajurit TNI terus mengingat pesan Jenderal Besar Sudirman. Karena TNI adalah anak kandung rakyat.

Benny menekankan hal ini, agar peristiwa dugaan penganiayaan dilakukan oknum TNI di Boyolali kepada relawan Ganjar-Mahfud tidak terulang. 

"Ingat, bahwa Jenderal Sudirman selalu mengingatkan, TNI itu anak kandung rakyat," kata Benny kepada wartawan, Selasa (2/1).

Politikus Hanura itu juga menambahkan, dirinya merupakan anak dari prajurit TNI. Karena itu, ia merasa malu atas peristiwa tersebut. Sebab penganiayaan dilakukan oknum TNI kepada rakyat, bukan tindakan seorang Patriot Sapta Marga. Menurutnya, hal tersebut merupakan tindakan prajurit bermental serdadu. 

"Jika dibiarkan, pelakunya tidak diberi sanksi tegas dan diseret ke penjara, TNI akan mendapat antipati rakyat. Membuahkan kualat atau kutukan rakyat," ujar mantan aktivis 98 itu.

"Masa urusan knalpot bising menjadi tugasnya Polisi lalu lintas, diurusin TNI dengan cara menganiaya rakyat sendiri. Yang harus diperangi TNI kelompok separatis yang menjadi ancaman kedaulatan NKRI," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam IV/Diponegoro Kolonel Inf Richard Harison sebelumnya mengatakan, enam anggota TNI menjadi tersangka dalam kasus ini. Penetapan tersangka itu dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan.

“Berdasarkan alat bukti. Juga keterangan terperiksa, penyidik Denpom IV/4 Surakarta telah mengerucutkan ke enam pelaku,” ucap Richard. 

Setelah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan relawan Ganjar-Mahfud, keenam pelaku diserahkan ke Oditur Militer. Mereka akan disidangkan di Pengadilan Militer.

Richard memastikan, proses hukum enam anggota TNI tersebut akan dilakukan secara independen. "TNI dalam hal ini Kodam IV/ Diponegoro, tidak melakukan intervensi," katanya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore