
Jubir termuda asal Surabaya di Timnas Anies-Muhaimin, Ais Shafiyah/ (instagram/ais.shafiyah).
JawaPos.com - Ais Shafiyah menjadi juru bicara termuda asal Surabaya, Jawa Timur, dalam Tim Nasional (Timnas) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin).
Dilansir dari Antara Kamis (23/11), Ais Shafiyah yang akrab dipanggil Ning Ais turut bergabung dalam upaya pemenangan pasangan calon presiden Anies Baswedan dan wakil presiden Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024.
"Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh Amin kepada saya. Ini bentuk nyata dari Amin yang memberikan keterbukaan ruang bagi anak muda, khususnya perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam politik," ujar Ais Shafiyah di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (23/11).
Anies-Muhaimin sudah mempublikasikan lebih dari 80 nama jubir timnas pemenangan mereka pada Selasa (21/11) lalu, antara lain elite politik, anggota DPR RI, mantan kepala daerah, tokoh agama, akademisi, hingga tokoh generasi Z.
Ais Shafiyah adalah lulusan S2 dari Cardiff University yang diraihnya pada usia yang masih sangat muda, yaitu 20 tahun.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu saat ini sedang menempuh studi Doktor Ilmu Politik di Universitas Airlangga dan menjadi jubir termuda Amin di usia 21 tahun.
Ais Shafiyah mengatakan tugasnya sebagai jubir tidaklah sulit karena banyak hal sudah dilakukan dan dibuktikan oleh paslon Anies-Muhaimin.
Gagasan dan program yang ditawarkan oleh pasangan Amin memang berbicara tentang bagaimana kesejahteraan masyarakat, menurut Ais Shafiyah.
"Pasangan Anies-Muhaimin banyak membawa program-program yang berbicara tentang visi terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Amin juga mempunyai program konkret tentang lingkungan dengan visinya mewujudkan keadilan ekologis bagi generasi mendatang. Hal tersebut selaras dengan yang selama saya lakukan di masyarakat," tuturnya.
Ais Shafiyah juga aktif terjun ke masyarakat untuk melakukan kegiatan sosial, mendengar aspirasi masyarakat, hingga memberikan program bantuan sekaligus sebagai caleg DPRD Surabaya Dapil 1 (Krembangan, Bubutan, Genteng, Tegalsari, Simokerto, dan Gubeng).
"Dalam banyak kesempatan, saya membangun diskusi mengenai green politics, tentang bagaimana kita mencari solusi atas permasalahan-permasalahan lingkungan yang terjadi untuk menjaga keseimbangan ekologis bagi generasi mendatang," ucap Ais Shafiyah.
Ning Ais Shafiyah menyampaikan pesannya kepada seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi 2024 dan tetap menjaga kerukunan, serta persatuan, meskipun berbeda pilihan.
"Masyarakat harus berpartisipasi aktif, karena pesta demokrasi ini tidak hanya untuk segelintir orang, tapi untuk seluruh masyarakat Indonesia dalam rangka menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin untuk bangsa ini," pungkas Ais Shafiyah.
"Meski berbeda pandangan, tetap jaga kerukunan dan persatuan, sebab pemilu hanya sementara dan persaudaraan harus selamanya," tutupnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
