
Photo
JawaPos.com - Ratusan perempuan Tuban, didominasi Emak-Emak, mengikuti senam sehat Puan Maharani bersama Besti Aerobic di Daerah Sendang Asmoro, Desa Ngino, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Kordinator relawan Puan Maharani, Alfian Nafi mengatakan, kegiatan ini merupakan aspirasi perempuan Kabupaten Tuban yang memang menyukai olahraga, sama halnya dengan kegemaran figur pilihan mereka untuk calon Presiden 2024, Puan Maharani yang kini menjabat Ketua DPR RI.
"Jadi kenapa kami ambil senam ini, karena melihat potensi dari perempuan di sini suka dengan olahraga dengan aerobik, dan memang kebetulan sama dengan hobi mbak Puan Maharani," kata Alfian.
Menurut dia kegiatan ini efektif untuk mendekatkan sosok Puan Maharani kepada perempuan di wilayah Jawa Timur. Apalagi, Puan Maharani sangat peduli pada kemajuan, kesehatan, dan kesejahteraan kaum perempuan.
"Mbak Puan memang figur yang kami ajukan menjadi pemimpin karena beliau sangat mencintai para perempuan, sangat ramah akan perempuan dan sangat mencintai olahraga," ujarnya.
Sementara itu, koordinator senam Nia Tri mengaku sangat antusias dalam kegiatan ini. Ia cukup bergembira bisa berkumpul bersama kolega untuk tetap menjaga kesehatan dan solidaritas antar komunitas.
Nia tri juga berharap Puan Maharani dapat langsung hadir senam bersama emak-emak di Tuban.
"Sebisa mungkin Bu Puan Langsung hadirturba untuk ikut senam ceria bersama ibu-ibu muda Tuban," pungkasnya.
Sementara itu, hal yang sama juga dilakukan oleh masyarakat Banten. Deklarasi itu dihadiri ratusan orang, dari kelompok buruh, tani, tokoh masyarakat dan pemuda yang menyebut dirinya Relawan Pejuang Puan Maharani Banten dideklarasikan di Pandeglang, Minggu (31/7).
Koordinator Relawan Pejuang Puan Maharani Banten Dzakir Irham mengatakan, relawan tersebut terbentuk sebagai dukungan kepada Puan Maharani untuk maju dalam kontestasi sebagai presiden pada Pemilu 2024.
"Deklarasi rakyat ini menggambarkan situasi politik di Banten, di mana Puan Maharani mendapat tempat di sebagian besar kelompok tani, buruh, masyarakat desa, seluruh peserta deklarasi tidak ada satupun dari kader Parpol, murni masyarakat di tingkat bawah," ujarnya, Senin (1/8).
Banten Selatan yang didominasi kelompok masyarakat agraris, kata dia, menyambut antusias munculnya nama Puan menjadi salah satu capres yang mulai ramai diperbincangkan publik.
"Banten juga terbukti ramah terhadap pemimpin perempuan, banyak pemimpin perempuan lahir di Banten, sehingga masyarakat punya perasaan berbeda ketika ada Puan Maharani sebagai kandidat Capres 2024, gerakan ini semoga diikuti masyarakat provinsi lain," katanya.
Fenomena munculnya relawan Puan Maharani di Banten tersebut menurut Pengamat Politik Universitas Islam Syekh Yusuf Adib Miftahul bukti jika Puan sosok yang sebenarnya hadir dalam ingatan kolektif masyarakat.
"Munculnya relawan-relawan Puan Maharani di berbagai daerah, salah satunya di Banten adalah getaran politik perlawanan terhadap hasil survey. Karena Puan kalau disurvey sering tidak masuk urutan atas. Makanya getaran politik dengan deklarasi ini saya kira penting, bahwa pesan yang disampaikan adalah pilpres bukan soal survey saja yang penting, terapi akar rumput militansi juga punya andil besar," ujarnya.
Dukungan dari kelompok masyarakat akar rumput ini dinilai Adib wajar, karena PDIP adalah partai yang mengusung jargon wong cilik yang dekat dengan pemilih di akar rumput.
Menurutnya, dengan fenomena kemunculan relawan-relawan yang menyatakan diri mendukung Puan sebagai capres, cucu proklamator Kemerdekaan RI Soekarno itu berpeluang besar diusung sebagai capres dari PDIP.
"Ditambah Puan adalah elit dari PDIP yang nota bene partai pemenang pemilu dengan suara 19 juta lebih. Militansi PDIP yang cenderung solid dengan suara besar tadi itu turut jadi andil bahwa deklarasi akar rumput dan sokongan partai juga bisa jadi modal besar, bukan hanya survey," pungkasnya.
Sebelumnya, relawan Puan Maharani juga dideklarasikan di wilayah Jawa Timur dan Sumater Utara. Relawan dari dua provinsi itu menyatakan komitmennya terus bergerak untuk menyosialisasikan Puan Maharani ke masyarakat lain di akar rumput sebagai Capres 2024.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
