
dpr goid
JawaPos.com - Dalam waktu dekat calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi I DPR. Ini setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuknya sebagai calon tunggal Panglima TNI.
Anggota Komisi I DPR Dave Laksono mengatakan, dalam fit and proper test tersebut akan disinggung mengenai rencana ke depan yang bakal dilakukan oleh Andika Perkasa, termasuk juga visi dan misinya.
"Soal rencana beliau konsep beliau jadi Panglima TNI, apa-apa saja yang ingin dicapai dan dikerjakan, visi-misi beliau, dan juga bagaimana beliau lakukan penanganan-penanganan segala macam ancaman yang ada di Indonesia," ujar Dave kepada wartawan, Kamis (4/11).
Legislator Partai Golkar ini juga optimis Andika Perkasa akan mampu membuktikan ke publik saat menjadi Panglima TNI ini untuk berbuat maksimal adanya perubahan di militer. Walaupun masa jabatannya hanyalah satu tahun.
"Kami yakin beliau dapat melakukan hal tersebut meski waktunya terbatas, justru jadi tantangan bukan hambatan buat dia dalam waktu singkat bisa lakukan optimal," katanya.
Sementara Dave enggan menyoroti mengenai harta fantastis milik Andika Perksa yang mencapai Rp 179,9 milar. Baginya terpenting adalah fokus perbaikan di internal TNI.
"Saya tidak melihat itu kendala, saya ingin fokus kepada beliau itu jalankan tugasnya nanti sebagai Panglima TNI untuk sejahterakan prajurit, meningkatkan kualitas sumber daya prajurit, memodernisasi alutsista, dan melakukan mitigasi penanganan terhadap potensi konflik ada di Indonesia," ungkapnya.
Selain itu dalam fit and proper test Andika Perkasa tersebut, Komisi I DPR akan mendengarkan mengenai komitmennya untuk menjaga perairan di Laut Natuna.
"Itu juga yg ingin kita dengar bagaimana dia mengatasi soal itu. kondisi keterbatsan AL kita, jumlah personel, kapal, bagaimana dia atur sehingga kapal-kapal asing tahu mereka masuk wilayah Indonesia. Itu adalah wilayah kedaulatan kita," tuturnya.
Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk KSAD Jenderal Andika Perkasa menjadi calon Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang sudah memasuki masa pensiun pada November 2021 ini.
"Melalui Pak Mensesneg, Presiden telah menyampaikan Surat Presiden mengenai usulan calon Panglima TNI atas nama Jenderal TNI Andika Perkasa," ujar Puan.
Mantan Menko PMK ini menjelaskan Presiden Jokowi hanya mengusulkan satu nama untuk menjadi Panglima TNI yakni Jenderal Andika Perkasa.
Ketua DPP PDIP tersebut mengatakan, untuk proses selanjutnya nama Andika Perkasa ini akan dibawa dalam fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayanan untuk menjadi Panglima TNI di Komisi I DPR RI.
Diketahui, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan memasuki masa pensiun pada November 2021 ini. Hadi menjabat sebagai Panglima TNI sejak Desember 2017 silam.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
