
Photo
JawaPos.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bakal menyelenggarakan Muktamar pada pertengahan Desember 2020. Salah satu agendanya adalah pemilihan ketua umum baru PPP.
Setidaknya sudah ada enam kandidat calon yang disebut-sebut bakal ikut serta dalam kontestasi pemilihan ketua umum PPP tersebut. Salah satunya adalah politikus senior PPP Ahmad Muqowam.
Muqowam mengatakan, banyak kader yang menginginkan dirinya ikut serta dalam kontestasi tersebut. Sehingga aspirasi dari kader tidak dapat ia bendung.
"Aspirasi itu tidak boleh saya bendung," ujar Muqowam kepada wartawan, Sabtu (31/10).
Namun demikian, Muqowam mengaku belum mendeklarasikan dirinya untuk ikut serta dalam kontetasi pemilihan ketua umum tersebut. Sehingga pada saatnya nanti akan dia putuskan.
"Jadi pada saat yang tepat nanti akan saya respons aspirasi tersebut," katanya.
Moqowam menyampaikan terima kasih kepada kader-kader dari PPP yang ingin dirinya menjadi ketua umum periode 2020-2025 tersebut.
"Tentu atas harapan dan doanya, saya menyampaikan apresiasinya, utamanya dalam mendorong saya ikut kontestasi untuk Ketum DPP PPP," ungkapnya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengungkapkan, enam kandidat yang bakal menjadi ketua umum tersebut. Menurut Arsul ada dari kader internal dan ekstrenal.
Untuk internal ada nama kader PPP ada nama Suharso Monoarfa, Akhmad Muqowam, dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Mardiono.
Baca juga: Suharso Deklarasi Maju Jadi Ketum di Muktamar IX PPP
Sementara untuk eksternal ada nama Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan mantan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul).
"Memang saat ini banyak disebut nama yang diusulkan dari Suharso, Mardiono, Ahmad Muqowam, Khofifah, Gus Ipul sampai dengan Sandiaga Uno," ujar Arsul.
Arsul mengatakan, partai berlambang Kakbah ini terbuka dengan usulan terhadap orang-orang yang ingin mencalonkan diri menjadi ketua umum periode 2020-2025 tersebut.
"Karena PPP ingin membangun Muktamar yang berbasik tradisi demokrasi yang baik. Maka kami terbuka dengan usulan dan aspirasi tersebut," katanya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=li_6M8_0NQ4

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
